Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Yuk Kenali Lebih Hangat dengan Kripto ADA

Kripto dari Cardano, ADA, belum lama ini telah mencetak level tertinggi sepanjang masa (ATH) baru karena hype dan FOMO yang ditimbulkan oleh kontrak pintarnya (smart contract) yang akan segera datang.

Apakah saat ini ADA masih memiliki prospek untuk bertumbuh? Untuk menjawabnya, mari kita kenali lebih hangat salah satu kripto terpopular ini.

Apa Itu Cardano dan ADA?

Cardano adalah platform blockchain publik. Ini bersifat open-source dan terdesentralisasi, dengan konsensus Proof-of-Stake (PoS) yang ramah terhadap lingkungan dan hemat energi. Cardano dapat memfasilitasi transaksi peer-to-peer (P2P) dengan kripto internalnya, ADA.

Cardano didirikan pada tahun 2015 dan yang pertama kali diluncurkan pada 27 September 2017.

Cardano didirikan oleh Charles Hoskinson, yang juga merupakan salah satu pendiri jaringan Ethereum. Hoskinson adalah CEO IOHK, perusahaan dibalik blockchain Cardano.

Sedangkan, kripto ADA ditujukan untuk penggunaan teknologi blockchain di kehidupan nyata yang membawa rasa aman, transparan dan keadilan bagi masyarakat.

Roadmap Cardano

Peta jalan (roadmap) pengembangan Cardano memiliki enam tahapan utama, yang masing-masing berfokus pada perluasan fungsionalitas jaringan.

Byron

Ini adalah pengembangan untuk mengatur kode dasar Cardano. Byron memungkinkan pengguna untuk menukar mata uang cardano (ADA, 11,93%) dan menambang ADA dengan algoritme konsensus PoS mereka.

Shelley

Berfokus pada desentralisasi jaringan dengan menyiapkan insentif bagi pengguna untuk meng-host node mereka sendiri.

Tujuan utama Shelley adalah untuk memastikan bahwa node, atau komputer individu, dijalankan oleh sekelompok peserta jaringan yang beragam daripada sekelompok kecil pengguna yang terpusat.

Goguen

Memperkenalkan kemampuan kontrak pintar ke jaringan yang memungkinkan pengembang membuat aplikasi terdesentralisasi di atas Cardano.

Basho

Meningkatkan kinerja yang mendasari jaringan Cardano untuk dapat memproses lebih banyak transaksi dan meningkatkan. Basho juga memperkenalkan sidechain, yang merupakan sarana untuk menskalakan jaringan menggunakan banyak blockchain.

Voltaire

Ini menambahkan sistem pemungutan suara dan perbendaharaan untuk pemerintahan mandiri. Pengguna akan dapat men-staking dana mereka untuk memengaruhi pengembangan jaringan di masa mendatang.

Kontrak Pintar Cardano

Yang terbaru, Cardano akan merilis kontrak pintarnya yang dijadwalkan pada 12 September mendatang.

Pembaruan ini disebut Alonzo, yang menjadi langkah besar untuk membuat Cardano bersaing dengan blockchain lain yang dapat diprogram. Ini secara dramatis juga akan memperluas solusi potensial yang ditawarkannya kepada mitranya.

Dengan kontrak pintarnya, Cardano juga berencana meluncurkan fitur kontrak pintar yang bisa digunakan untuk membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps).

Pembaruan Alonzo nantinya akan mencakup bahasa pengembangan kontrak pintarnya sendiri yang disebut Plutus.

Melalui Plutus, Cardano ingin orang-orang yang tidak memiliki latar belakang teknis dapat membuat kontrak pintar dengan mudah.

Alonzo diketahui akan memungkinkan aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi). Kedua, itu akan memungkinkan pembuatan token dan NFT.

Selain itu, kontrak pintar juga dapat memengaruhi cara fungsi industri game, karena memungkinkan pemain untuk membeli produk dan aset dalam game dengan bantuan NFT.

Manfaat Alonzo untuk NFT 

Dalam pembaruan Alonzo, Cardano juga diketahui akan memasukkan buku besar (ledger) antar mata uang. Melalui buku besar ini, pengguna akan dapat menciptakan token-token baru, termasuk yang fungible dan non-fungible (NFT).

Dari situlah, pengguna dapat mentokenisasi aset fisik maupun digital di kontrak pintar Cardano.

Yang menjadi daya tarik adalah, para pengembang NFT kemungkinan akan berpindah ke Cardano karena mereka masih harus menghadapi biaya transfer yang tinggi di blockchain Ethereum.

Dengan hadirnya Plutus, para pengguna awam yang berkeinginan memasuki industri ini juga dapat dengan mudah mewujudkan itu. Sangat berbeda jika di Ethereum.

Dalam hal skalabilitas, Cardano juga lebih unggul dari Ethereum. Sekedar gambaran, Ethereum 2.0 mampu memproses 100.000 transaksi per detik. Sedangkan Cardano, mampu memproses 1 juta transaksi per detik.

Dengan berbagai keunggulan yang terlihat mampu menyaingi Ethereum, kripto Cardano, ADA, terlihat memiliki prospek yang bagus untuk bertumbuh dalam jangka panjang.

Saat ini, ATH hampir mencapai US$3. Dan menurut beberapa analis, ADA masih memiliki peluang untuk mencapai US$5, bahkan melampauinya jika kontrak pintarnya benar-benar berhasil menguasai pasar. Bagaimana menurut Anda? [st]

 

Protected with blockchain timestamps

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }