Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Yuan Digital Sudah Dipakai di Transaksi di Bursa Berjangka Tiongkok

Perkembangan CBDC di Tiongkok semakin terlihat berjalan mulus, di mana Yuan digital kini sudah digunakan dalam transaksi di bursa berjangka Tiongkok.

Saat ini, Tiongkok memang masih memimpin dalam pengembangan CBDC, yang kemungkinan akan semakin diikuti oleh beberapa bank sentral negara lain.

Yuan Digital Hadir di Bursa Berjangka Tiongkok 

Debut Yuan digital di bursa berjangka Tiongkok kali pertama diketahui dari portal berita lokal, China Securities Global. Debut ini diikuti oleh bursa komoditas di pusat keuangan China Timur Laut, Dalian dan dua bank besar negara tersebut.

Sekadar informasi, Yuan digital, yang juga dikenal sebagai renminbi digital atau e-CNY, adalah versi digital dari uang kertas negara yang dikeluarkan oleh bank sentralnya, People’s Bank of China (PBoC).

CBDC Tiongkok ini kabarnya telah digunakan oleh Dalian Commodity Exchange (DCE) untuk pembayaran biaya penyimpanan ke gudang pengiriman.

“Penerapan e-CNY di pasar berjangka memberikan alternatif pembayaran yang efisien. Ini akan berjalan tanpa biaya dan aman bagi bursa berjangka dan pelaku pasar melalui pembayaran antar bank secara real-time,” kata perwakilan DCE, dilansir dari News Bitcoin, Rabu (25/8/2021).

Secara garis besar, Yuan digital akan hadir untuk memudahkan penggunaan di sisi ritel, maupun perusahaan lokal.

Terus Memperluas Inovasi Bisnis

Diketahui, DCE juga menekankan akan terus mempromosikan inovasi bisnis di wilayah tersebut. Bursa komoditas tersebut berencana untuk memperluas penggunaan e-CNY, sementara pada saat yang sama “memastikan operasi yang aman dan stabil di pasar.”

Sebelumnya, CBDC ini juga telah mengalami pengujian di lima kota besarnya, Shenzhen, Suzhou, Beijing, Chengdu dan Shanghai. Pemerintah setempat telah menyebarkan Yuan digital dengan nilai setara Rp505,6 milyar dalam kampanye yang disebut “amplop merah.”

Selain itu, rencananya, pada saat Olimpiade Musim Dingin di Beijing tahun depan, pengunjung asing akan dapat mengakses dan mencoba mata uang digital ini tanpa perlu membuka rekening bank lokal.

Sementara di tanah air, Rupiah digital juga sudah digaungkan meski masih di tahap pengkajian.

Sama seperti CBDC pada umumnya, Rupiah digital kemungkinan akan difokuskan dalam transaksi masyarakat dan bisnis.

Mata uang fiat versi digital tampaknya akan semakin banyak. Era ekonomi digital sudah tidak dapat dihindari, sehingga mempersiapkan diri adalah keputusan yang bijak untuk dilakukan. Bersiaplah! [st]

 

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }