Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Warga El Salvador Minta Undang-undang Bitcoin Dicabut

Meski El Salvador akan menjadi negara pertama yang menggunakan Bitcoin sebagai mata uang sah, itu sepertinya tetap terlihat sebagai suatu langkah yang buruk oleh para warganya.

Warga El Salvador Menentang UU Bitcoin 

Sepertinya, beragam aksi menolak UU Bitcoin telah mencerminkan bagaimana mayoritas warga di El salvador memandang langkah adopsi tersebut.

Dari hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh IudopUCA, 7 dari 10 warga Salvador ingin agar UU Bitcoin Presiden Nayib Bukele dicabut.

Menurut sebagian warga, kemiskinan dan pengangguran adalah masalah terbesar di negara tersebut, sehingga solusi untuk keduanya harus lebih diutamakan.

“Kami percaya bahwa penerapan undang-undang ini, yang melibatkan lebih dari US$203 juta, dapat memperkuat entitas lain seperti keamanan, kesehatan dan pendidikan. Undang-undang ini, alih-alih menguntungkan rakyat Salvador, [justru] akan membawa kerusakan ekonomi,” kata Stanley Quinteros, Sekretaris Persatuan Pegawai Kehakiman, dilansir dari U.Today, Kamis (2/9/2021).

Sejak diumumkannya Presiden Nayib Bukele untuk mengadopsi Bitcoin pada Juli lalu, pro dan kontra dengan kuat terbentuk.

Di tengah berbagai aksi yang ada, pemerintah diketahui telah mengembangkan wallet kripto nasional yang disebut Chivo. Untuk menarik banyak pengguna, setiap warga dewasa dapat mengklaim US$30 setelah mendaftar dengan aplikasi.

Namun, sama seperti hasil jajak pendapat, 7 dari 10 warga ternyata tidak tertarik untuk mengunduh wallet tersebut.

Semakin Tidak Disukai 

Selain itu, sebelumnya juga ada aksi unjuk rasa dari para pensiunan, veteran dan pekerja disabilitas. Mereka dikabarkan tidak ingin uang pensiun mereka dibayar menggunakan Bitcoin.

Dan juga, volatilitas harga yang sangat ekstrim juga menjadi dasar ketakutan para pengunjuk rasa jika memiliki, atau menggunakan aset kripto.

Jumlah warga yang tidak menyukai UU Bitcoin tampaknya semakin banyak. Menurut kami, itu disebabkan karena kurangnya edukasi aset kripto, khususnya Bitcoin, kepada para warga.

Edukasi harus didahulukan sebelum mengambil keputusan untuk mengadopsinya, bahkan sebagai mata uang sah negara.

Presiden Nayib kemungkinan harus mengambil langkah lain untuk membuat adopsi ini disetujui para warga.

Berhasil tidaknya El Salvador menjadikan Bitcoin sebagai mata uang sah akan mendasari sikap negara-negara disekitarnya, akan mengikuti jejak adopsi atau meninggalkannya. [st]

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }