Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Warga AS Diringkus Gegara Pakai Duit Pinjaman untuk Beli Kripto dan Tesla

Minat yang besar pada pasar kripto telah membuat seorang warga AS menjadi terlalu bernafsu hingga menggunakan uang pinjaman untuk membeli kripto, dan juga mobil listrik Tesla.

Warga AS Beli Kripto Pakai Duit Pinjaman Covid-19

Berdasarkan laporan dari News Bitcoin, Departemen Kehakiman AS (DoJ) mengumumkan bahwa mereka telah menangkap tersangka bernama Lebnitz Tran.

Tran telah dituduh melakukan tindak kriminal terkait dengan dugaan skema penipuan dalam pengajukan aplikasi pinjaman jutaan dolar dari program dana bantuan COVID-19 milik pemerintah.

Program pinjaman tersebut adalah Program Perlindungan Gaji (PPP) dan Pinjaman Bencana Cedera Ekonomi (EIDL).

Dalam dakwaan, Tran diketahui telah mengajukan setidaknya 27 aplikasi pinjaman PPP dan setidaknya tujuh aplikasi pinjaman EIDL atas nama banyak orang dan entitas bisnis.

Surat dakwaan menuduh bahwa “Tran mengajukan lebih dari US$8 juta dalam dana PPP dan EIDL.

Ia pun memperoleh lebih dari US$3,6 juta dalam hasil pinjaman gelap, dan akhirnya mengantongi sekitar US$2 juta dari skema tersebut.

“Tran dan yang lainnya menggunakan hasil pinjaman gelap ini untuk melakukan pembelian di restoran dan toko ritel, menyetor ke rekening investasi pribadi, membeli mata uang kripto, dan, dalam satu contoh, membeli Tesla senilai US$100.000 dari dealer mobil mewah,” ungkap DoJ, dilansir dari News Bitcoin, Senin (12/7/2021).

Dalam pengajuannya, Tran diduga menggunakan informasi serta dokumen palsu dan fiktif, termasuk informasi karyawan yang dipalsukan, angka penggajian fiktif dan dokumen pajak palsu.

Kini, ia telah didakwa dengan enam tuduhan penipuan surat dan tiga penipuan bank.

Dan jika terbukti bersalah, Tran akan hukuman maksimum 20 tahun penjara untuk penipuan surat dan 30 tahun penjara untuk penipuan bank.

Penipuan Dana Bantuan Lainnya

Dana bantuan ini rupanya memang sangat menggiurkan karena telah banyak digunakan oleh orang lain untuk membeli kripto.

Sebelumnya, Joshua Thomas Argires dari Houston, Texas, telah melakukan aksi serupa dengan Tran untuk membeli kripto.

Dan pada bulan April, Darryl Corradini dan Vicki Hackenberg, keduanya dari Bloomsburg, Pennsylvania juga telah melakukan aksi yang sama untuk membeli kripto.

Peluang bertumbuh kripto yang menggiurkan sepertinya telah membuat banyak orang gelap mata untuk berinvestasi sebanyak-banyaknya.

Tentu saja, ini adalah kesalahan pribadi, bukan industri kripto, sehingga pengendalian diri dan nafsu adalah kunci untuk tetap berinvestasi dengan cara yang benar. [st]

Protected with blockchain timestamps

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }