Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Waduh! Peretas PolyNetwork Menunda Pengembalian Aset Curian

Peretas PolyNetwork, yang sebelumnya diketahui akan mengembalikan aset curian, belum lama ini menyatakan untuk menunda niatnya.

Peretasan PolyNetwork adalah yang terbesar yang pernah ada, dengan nilai Rp8,6 triliun, sehingga perkembangannya sangat ditunggu oleh para pengamat dan investor.

Peretas PolyNetwork Menunda Niatnya

Berdasarkan laporan dari Forkas, Selasa (17/8/2021), para peretas telah menunda pengembalian aset curian dengan menahan kunci pribadi ke wallet multisig tempat aset curian ditransfer.

Itu adalah wallet yang dibuat oleh PolyNetwork yang dikendalikan bersama oleh timnya dan para peretas.

Sebelumnya, diketahui para peretas telah mengembalikan sebagian besar aset, dengan nilai sekitar Rp4,9 triliun.

Pada saat itu, PolyNetwork sempat menawarkan hadiah kepada para peretas sebesar US$500.000, atau sekitar Rp7,2 milyar.

Awalnya, peretas tidak menanggapi tawaran tersebut. Tetapi dalam sebuah pesan setelahnya, mereka mengatakan sedang mempertimbangkan tawarannya.

CEO perusahaan investigasi blockchain Elliptic, Tom Robinson, mengatakan bahwa para peretas akan membagikan kunci terakhir ketika semua pihak sudah siap.

“Sekarang seluruh proyek telah dipantau oleh kerumunan besar, jika semua orang siap menerima kunci terakhir, saya akan lega karena tidak menjadi pengawas,” ujar peretas.

Untung Bersenang-Senang

Menariknya, mereka pun menegaskan bahwa aksi peretasan ini hanyalah untuk bersenang-senang saja dan menganggapnya sebagai sebuah permainan.

“Operasi saya berlanjut [setelah menemukan kerentanan], tidak hanya untuk bersenang-senang, yang merupakan alasan utama, tetapi juga untuk masalah kepercayaan,” tambah peretas.

Masalah kepercayaan yang dimaksud adalah, apa yang memperlambat proses penyerahan aset curian.

Peretas bersikeras bahwa niat mereka pada serangan itu adalah untuk mengekspos kerentanan dalam jaringan yang mengelola jutaan Dolar AS. Ini juga ditujukan untuk mendidik dan membimbing dunia DeFi tentang masalah keamanan.

Peretas juga mengatakan, mereka ingin mengambil hadiah yang ditawarkan untuk mendanai peretas lain yang menemukan celah kerentanan lainnya di sistem PolyNetwork.

Dan belum lama ini, PolyNetwork diketahui telah meluncurkan platform untuk menghadiahi para pencari kerentanan (bug bounty) untuk proyek DeFi.

Menurut pengumuman di Twitter, hadiah yang ditawarkan adalah US$100.000 per laporan bug yang valid, dengan total kumpulan US$500.000.

Penundaan pengembalian bukan karena keengganan peretas, sehingga ini diharapkan masih akan berjalan dan berakhir dengan baik. Kita ikuti saja. [st]

Protected with blockchain timestamps

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }