Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Vitalik Buterin, Pendiri Ethereum Jadi 100 Orang Paling Berpengaruh

Vitalik Buterin, salah satu dari pendiri Ethereum, dinobatkan menjadi salah satu orang paling berpengaruh di dunia. Dia masuk dalam Times 100 untuk pertama kalinya, seperti dilansir HarianKripto dari Trustnodes, Jumat (17/9/2021).

Akhirnya, sosok berjasa dalam kripto pun ditampilkan.

Buterin juga disejajarkan dengan Tim Cook, Elon Musk, Xi Jinping hingga Joe Biden.

Seberapa Istimewa Vitalik Buterin?

Hal yang membuat Buterin begitu istimewa adalah ia disebut sebagai seorang builder’s builder. Ya! Pernyataan itu berasal dari Cryptopunk NFT, Alexis Ohanian, sosok yang juga memperkenalkan Buterin.

Ia bilang, Buterin adalah pengembang protokol, berkontribusi terhadap desain dan kode jaringan Ethereum lengkap dengan Turing yang menjalankan NFT, dapp, jaringan keuangan terdesentralisasi (DeFi), gim dan masih banyak lagi.

Buterin juga berkontribusi terhadap desain pengembangan Ethereum, termasuk transisi ke Proof of Stake (PoS) dan fragmen data.

Idenya tentang kontrak pintar (smart contract) telah memperluas cakupan dan meniadakan batas dalam dunia kripto. Ia berhasil memberikan fasilitas penerbitan tanpa izin dari sumber kode terbuka (open source code) yang dijalankan sendiri.

Dalam beberapa hal, ini merupakan kemajuan yang diperoleh sedikit demi sedikit dari bahasa skrip (script) Bitcoin yang memungkinkan Omnilayer menjalankan token Tether (USD).

Diterangkan lebih jauh, Buterin mengambil bahasa pengkodean lengkap non-Turing dari Satoshi Nakamoto yang sengaja dibatasi lalu memperluasnya.

Bahasa itu kemudian mampu mengkodekan apa pun yang diinginkan, termasuk jaringan baru Ethereum yang berjalan di jaringan Ethereum itu sendiri.

Miliki 330.000 ETH, Jadi Pengembang Terkaya

Buterin juga memiliki sekitar 330.000 Eth atau senilai US$1,2 milyar saat ini. Fakta itu pun menjadikannya salah satu pengembang (developer) terkaya dalam dunia kripto.

Buterin adalah satu di antara enam pendiri inti Eth yang masing-masing menerima sekitar 600.000 Eth. Namun hingga kini tak satu pun dari pendiri asli yang masih aktif dalam pengembangan Eth.

Nama lain seperti Jeffrey Wilcke juga terkenal. Ia menjual puluhan ribu Eth-nya dan mengembangkan beberapa gim.

Sementara, Gavin Wood mendirikan Polkadot yang kini bersaing dalam kapitalisasi pasar sebesar US$35 milyar. Pun Charles Hoskinson dengan Cardano-nya yang saat ini namanya santer jadi milyarder.

Buterin meluncurkan Eth pada 30 Juli 2015, bertepatan dengan dimulainya perselisihan blocksize (kapasitas dan skalabilitas jaringan) Bitcoin.

Setahun setelah peluncuran, dengan gagasan Slokit’s Decentralized Autonomous Organization (DAO) akhirnya membuka jalan bagi orang-orang untuk memiliki platform digital Eth itu sendiri.

Penobatan Dinilai Lambat

Kini Ethereum sedang booming. Tetapi hal yang dianggap ‘musuh’ mereka saat ini adalah kesuksesan itu sendiri dan para regulator.

Potensi berdiplomasi dengan regulator atau politisi dalam hal ini, dinilai belum cukup dilakukan Buterin. Padahal tentu situasi itu penting untuk memberinya pengaruh dan memperkokoh posisi Eth.

Di lain sisi, penobatan oleh Times 100 dikatakan terlambat lima tahun, padahal Buterin sudah memiliki pengaruh signifikan, terutama mengenai penyebaran L2 dan masing-masing pengembang L2.

Pengaruh itu diprediksi terus ada pada saat ini sampai pada masa depan. Pengaruh itu dipastikan terus terjadi.

Sedangkan, nama-nama yang menjadi pesaing Buterin lainnya ialah, Andre Cronje,  pengembang OpenSea hingga Sam Bankman dengan gim-gim-nya yang menantang. Mereka menjadi pesaing utama pada 2021 ini. [ba]

Busrah Ardanshttps://www.hariankripto.id/
Aset kripto adalah aset masa depan, khususnya bagi generasi Milenial dan generasi Y dan kelak untuk generasi Alpha. Nuansa kebebasan adalah unsur utama di aset kripto.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }