Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Vietnam dan India Merajai Adopsi Kripto Global

Asia kini merajai adopsi kripto global, dengan peringkat atas yang diduduki oleh Vietnam, India dan Pakistan.

Pencapaian ini tampaknya disokong oleh para investor ritel, yang terus mencari kendaraan investasi menjanjikan di tengah pandemi yang masih melanda.

Vietnam dan India di Puncak Adopsi Kripto Global

Berdasarkan “Indeks Adopsi Kripto Global 2021” dari Chainalysis yang belum lama ini diterbitkan, negara-negara di Asia diketahui telah berada di posisi teratas dalam daftar.

Indeks tersebut memeringkat 154 negara berdasarkan beberapa metrik seperti total aktivitas mata uang kripto on-chain dan aktivitas pengguna mata uang kripto ritel atau non-profesional, yang ditimbang berdasarkan paritas daya beli per kapita.

Selain itu, pemeringkatan juga memperhitungkan volume perdagangan bursa peer-to-peer (P2P), yang ditimbang berdasarkan paritas daya beli per kapita dan jumlah pengguna internet.

Berdasarkan laporan Chainalysis, adopsi kripto global telah tumbuh lebih dari 2.300% sejak kuartal ketiga 2019 dan lebih dari 881% sejak 2020.

Alasan kenaikan berbeda tergantung pada negara dan wilayah. Itu termasuk pasar negara berkembang yang menggunakan kripto untuk melindungi dari devaluasi mata uang, kebutuhan untuk mengirim dan menerima pengiriman uang, serta tingkat investasi institusional.

“Peningkatan adopsi kripto di pasar negara berkembang seperti Vietnam telah didukung oleh platform P2P karena penduduk sering tidak memiliki akses ke bursa terpusat,” kata Chainalysis, dilansir dari Forkas, Rabu (18/8/2021).

Selain Vietnam dan India yang di posisi atas, ada juga Thailand, Tiongkok dan Filipina yang duduk di peringkat 12, 13 dan 15.

Dalam laporan juga diketahui, Tiongkok dan Amerika Serikat telah turun dalam peringkat mereka tahun ini. Tiongkok di peringkat 13 (turun dari peringkat keempat) dan AS di peringkat 8 (turun dari peringkat keenam).

“Data kami menunjukkan bahwa pertumbuhan volume transaksi untuk layanan terpusat dan ledakan pertumbuhan DeFi mendorong penggunaan kripto di negara maju dan di negara-negara yang telah memiliki adopsi substansial, sementara platform P2P mendorong adopsi baru di pasar negara berkembang,” kata Chainalysis.

Perusahaan juga membeberkan bahwa adopsi telah meningkat dalam dua belas bulan terakhir. Selain itu, negara yang beragam dalam daftar menunjukkan peta adopsi yang benar-benar global. Ini akan berdampak luar biasa untuk jangka panjang. [st]

Protected with blockchain timestamps

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }