Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Suku Bunga Naik, Investor Tinggalkan Kripto, Bagaimana Nasib Bitcoin?

Suku bunga yang kembali naik telah membuat investor berbondong-bondong pergi meninggalkan Bitcoin dan aset kripto lainnya. Membawa uang mereka ke dolar AS.

Dalam kondisi saat ini, dolar AS menjadi sebuah safe haven yang sangat menarik, dengan penawaran suku bunga yang membuat banyak uang disimpan untuk mendapatkannya.

Ini pun menegaskan bahwa, aset kripto, termasuk Bitcoin, masih dipandang sebagai aset berisiko. Sehingga, uang berlarian darinya seperti yang terjadi di pasar saham.

““Saya pikir semua yang ada di dalam krito masih digolongkan sebagai aset berisiko dan mirip dengan apa yang telah kita lihat dengan Nasdaq, sebagian besar cryptocurrency semakin terpukul,” kata Matt Dibb, COO dari platform kripto Stack Funds, dilansir dari BeinCrypto.

Banyak aset saat ini mengalami kemerosotan, mulai dari obligasi, saham, kripto dan bahkan emas.

Suku Bunga Naik, Bitcoin dan Pasar Kripto Terhantam 

Karena langkah ketat the Fed, yang juga memilih untuk melepas banyak aset, ini turut menghantam nilai obligasi serta meningkatkan relasi antara saham dan kripto.

Anggapan yang melihat bahwa Bitcoin sebagai aset lindung nilai dari inflasi pun menjadi luntur karena sentimen ini.

Matt pun menilai, prospek spekulatif terhadap kripto juga merosot, beriringan dengan likuditasnya yang juga surut. Suku bunga yang naik benar-benar berdampak buruk pada pergerakan harga Bitcoin dan kripto lainnya.

Para analis dan pengamat pun menilai, masih akan terjadi penurunan dalam beberapa hari ke depan, bahkan beberapa minggu. Ini akan menguji level psikologis BTC, di US$30.000.

Bukan Masalah Fundamental

Meski kondisi terlihat buruk, bukan berarti pandangan terhadap fundamental kripto juga buruk.

Dalam jangka panjang, pasar kripto dan Bitcoin masih banyak dipandang memililiki prospek hebat yang menanti.

Aksi akumulasi di level yang lebih rendah pun masih santer terlihat, yang mengartikan bahwa investor melihat koreksi hebat saat ini sebagai “ajang diskon besar-besaran” pada aset kripto.

Whale pun terlihat mulai melakukan aksi borong di beberapa aset kripto, sebagai tanda akumulasi besar sedang bersiap untuk dimulai.

Tampaknya, aset kripto akan dapat kembali bersinar begitu ada tanda mereda dari langkah the Fed, yang dinilai oleh Robert Kiyosaki akan berakhir dengan kejatuhan ekonomi AS, hiper-inflasi. Mari kita saksikan. [st]

 

 

Syofri Taka
Praktisi dunia Saham sepuluh tahun terakhir. Praktisi, pengamat, dan sekaligus penulis kripto sejak 2015

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT