Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Sudah Naik 1000 Persen, Ini 3 Alasan Harus Membeli BNB

Nama besar bursa aset kripto Binance adalah di balik laris manisnya aset kripto Binance Coin (BNB). Nah, bagaimana sih prospeknya di masa depan? Ini jawabannya!

1. Apakah BNB punya peminat yang besar di Indonesia? 

Ya, sebenarnya kita tidak punya data yang pasti soal popularitas transaksi BNB dari Indonesia.

Tapi, yang pasti, beberapa waktu lalu, bursa aset kripto di Indonesia, yakni Tokocrypto menerbitkan aset kripto TKO di Binance Smart Chain.

Harga TKO pun sempat naik ribuan persen dari harga awal sekitar Rp1000.

Tapi, secara global, karena harga BNB itu naik signifikan, dapat dikatakan penggunanya secara global semakin meningkat.

Ini seiring dengan semakin banyaknya dApp (aplikasi desentralistik) dan token digital/kripto yang diterbitkan di blockchain Binance Smart Chain.

Kemudian tambahan lainnya, ada mekanisme burning alias pemusnahan jumlah unit BNB yang digelar setiap kuartal (triwulan).

Burn terakhir pada pekan lalu, sebanyak 1.099.888 BNB atau setara dengan US$595.314.380. Lihat rinciannya di sini.

Burn memastikan unit BNB yang beredar semakin langka. Nah, jikalau pembelian terhadapnya meningkat, maka harga BNB juga akan naik.

Ingat, pasar aset kripto menganut prinsip permintaan dan penawaran.

2. Apakah BNB memiliki likuiditas yang baik?

Terkait likuiditas dapat diukur dari volume perdagangannya. Misalnya, berdasarkan dari Coinmarketcap (milik Binance), volume BNB dalam 24 jam terakhir mencapai US$7.625.815.663. Itu diukur berdasarkan data perdagangan secara global, lintas bursa aset kripto.

Volume sebesar itu sudah cukup mencerminkan tingkat likuiditas BNB yang tinggi.

Semakin besar tingkat likuiditas artinya, semakin mudah ia diperdagangkan untuk mendapatkan harga yang tertinggi ketika menjual dan mendapatkan harga termurah ketika membeli, dalam tempo yang cepat.

3. Apa yang membuat BNB jadi aset kripto yang menarik? Padahal BNB hanya kalah dibandingkan BTC dan ETH.

Ada jawaban logis soal itu. Pertama, biaya transaksi jauh lebih murah daripada aset kripto BTC dan ETH.

Kedua, Blockchain Smart Chain (BSC) memiliki fitur smart contract yang mutunya hampir setara dengan fitur smart contract yang ada di blockchain Ethereum.

Harga BNB sepanjang masa. Sumber: Coinmarketcap.

Smart contract adalah fitur pemrograman untuk membuat aplikasi yang berjalan di blockchain. Ketiga, proses transaksi juga lebih cepat.

Keempat, BNB punya ekosistem yang luas, karena diterbitkan oleh bursa aset kripto besar Binance. Di Amerika Serikat misalnya, Binance membuka perwakilan di sana dengan nama Binance US. Seperti yang kita ketahui, AS adalah salah satu pasar terbesar aset kripto.

Dalam satuan rupiah, harga BNB saat ini sekitar Rp8,3 jutaan, sudah naik tipis 0,49 persen dalam 24 jam terakhir. Nilai pasarnya saat ini mencapai Rp1.283 triliun.

Sudah Naik Lebih 1000 Persen!

Harga tertinggi sepanjang masa BNB adalah Rp9,2 juta yang tercetak pada 12 April 2021 lalu.

Kenaikan drastis BNB dimulai sejak akhir Januari 2021 dari kisaran Rp614 ribu per BNB.

Jadi kenaikannya luar biasa sekali, yakni 1.398 persen dibandingkan harga tertingginya, Rp9,2 juta itu. [nic]

Protected with blockchain timestamps

Nicholas Nararyahttps://www.hariankripto.id
Menulis adalah kegairahan tersendiri, apalagi soal aset kripto sebagai kelas aset baru yang memukau. Sulit menolak untuk menjadi bagian dari sejarah luar biasa ini.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }