Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Singgung Tiongkok, Elon Musk: Kripto Tidak Bisa Dimusnahkan

Sifat kripto yang terdesentralisasi disebut menjadi tantangan bagi pemerintah Tiongkok, yang disinggung oleh CEO Tesla Elon Musk seiring dengan banyaknya negara-negara yang perlahan membatasi aset digital ini, termasuk Tiongkok.

Musk mengatakan, mereka bisa saja melarang kripto tetapi tidak mungkin mennghancurkannya.

Tiongkok Khawatir dengan Sistem DeFi?

Saat regulator global terus meneliti mengenai industri kripto ini, Musk telah menyatakan dukungannya untuk kripto.

Ia meyakini, kemajuan dan inovasi melalui teknologi blockchain ini tidak mungkin dihancurkan atau dimusnahkan.

“Menurut saya tidak mungkin untuk menghancurkan kripto, tetapi mungkin bagi pemerintah untuk memperlambat kemajuannya,” kata Musk pada konferensi CODE di California, yang dilaporkan CNBC, selasa lalu, mengutip dari Cointelegraph, Kamis (30/9/2021).

Menurut CEO Tesla, sifat dari teknologi mata uang kripto yang terdesentralisasi membuat tantangan tersendiri bagi pemerintah Tiongkok.

Musk menilai, Tiongkok yang mengumumkan perang baru terhadap kripto Jumat lalu, semakin menujukkan kekhatwatirannya terhadap sistem keuangan terdesentralisasi (DeFi). Apalagi, Tiongkok merupakan pemerintahan ‘terpusat’.

“Saya kira kripto pada dasarnya ditujukan untuk mengurangi kekuatan pemerintah terpusat dan mereka tidak akan suka itu,” lanjut Musk.

Penambang Gunakan Listrik Berlebihan

Dia juga menduga bahwa tindakan keras Tiongkok terhadap kripto baru-baru ini ada hubungannya dengan masalah penggunaan listrik yang signifikan di negara itu.

“Sebenarnya, sebagian dimungkinkan karena kekurangan listrik di banyak bagian wilayah Tiongkok. Khusus di Tiongkok Selatan, saat ini banyak mengalami pemadaman listrik secara acak karena permintaan listrik lebih tinggi dari yang diharapkan,” bebernya.

“Nah, ini kemungkinan dilakukan oleh para penambang kripto. Mereka memainkan peran penting dalam hal ini,” sambungnya.

Elon Musk: Negara Jangan Perlambat Adopsi Kripto

Meskipun Musk tidak menganggap dirinya sebagai sosok ahli dalam dunia kirpto ini, tetapi maestro teknologi ini menekankan bahwa para regulator justru tidak boleh mencoba memperlambat adopsi kripto.

Ketika ditanya apakah pemerintah Amerika Serikat harus ‘terlibat’ dalam mengatur kripto, Musk sontak menjawab, “Saya akan bilang, ‘jangan lakukan apa-apa’,” pungkasnya.

Influencer Kripto yang Dikagumi juga Dihujat

Elon Musk telah muncul sebagai influencer kripto yang signifikan di Twitter.

Dengan cuitannya yang satir terhadap aset kripto justru kadang membuat harga aset melambung.

Akhirnya, banyak ahli menghubungkan postingannya dengan pergerakan harga besar-besaran seperti untuk token Shiba Inu (SHIB), Dogecoin (DOGE), hingga Bitcoin (BTC).

Sebelumnya, CEO Tesla secara luas dikritik oleh komunitas kripto setelah menangguhkan opsi pembayaran BTC Tesla atas dugaan masalah lingkungan tentang penambangan Bitcoin pada Mei 2021.

Namun, bulan Februari sebelumnya, melalui perannya pula lah yang menyebabkan segarnya pasar kripto dan optimisme besar di market usai mengumumkan diri membeli Bitcoin senilai US$1,5 milyar.

Pasang-surut harga aset kripto yang sering dipengaruhi status Musk di Twitter membuatnya kadang dikagumi jika harga melambung. Sebaliknya, dihujat kala harga anjlok. [ba]

Busrah Ardanshttps://www.hariankripto.id/
Aset kripto adalah aset masa depan, khususnya bagi generasi Milenial dan generasi Y dan kelak untuk generasi Alpha. Nuansa kebebasan adalah unsur utama di aset kripto.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }