Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Shiba Inu (SHIB) Kian Diburu, Ekosistemnya Pelajari Dulu

Shiba Inu (SHIB) memang istimewa, karena tergolong crypto meme besar selain Dogecoin (DOGE). Bagi kamu para pemula dan trading spekulatif yang disuka, tak salah kalau ekosistemnya dipelajari terlebih dahulu.

Shiba Inu (SHIB) Belum “Meng-anu”

Tak banyak crypto meme yang masuk 100 besar versi Coinmarketcap. Dua di antaranya adalah token SHIB dan DOGE dan praktis bertahan cukup lama.

Nilai pasar yang besar, tidak hanya karena unit kriptonya yang banyak dan permintaan yang tinggi, tetapi pula tingkat likuiditas pasarnya yang mumpuni lintas bursa kripto.

Faktor itulah yang mendorong Binance, FTX dan Coinbase memperdagangkan kripto pesaing kuat Dogecoin ini. Robinhood pun diperkirakan akan me-listing-nya.

Kalau dilihat lebih dekat, sejumlah program berdasarkan road map SHIB, tidak terlalu istimewa, misalnya masuk di arena decentralized exchange (DEX) hingga NFT (non-fungible token). Pasalnya, produk-produk seperti ini sudah dijajal oleh proyek lain.

Inilah Ekosistem dan Fakta-faktanya!

Berikut sejumlah komponen penting dari ekosistem Shiba Inu yang harus kamu ketahui, termasuk fakta-fakta lainnya.

Pertama, SHIB adalah token ERC-20 di blockchain Ethereum. Ia dirancang oleh developer anonim “Ryoshi” pada tahun 2020 dan mendapatkan perhatian pada tahun 2021, melawan Dogecoin dan menaikkan nama Vitalik Buterin.

Kedua, jumlah token yang diterbitkan adalah 1 kuadriliun. 41 persen di antaranya sudah di-burn oleh Vitalik Buterin pada beberapa bulan lalu. SHIB sebanyak itu pastinya tidak bertuan dan tidak bisa di-recovery, mengingat prinsip kekekalan transaksi blockchain.

Ketiga, sebelumnya DEX ShibaSwap diluncurkan sebagai tempat untuk memudahkan pertukaran antar token SHIB dan kripto lain. Di DEX ini pengguna bisa men-staking SHIB dan mendapatkan imbalan SHIB dan kripto lain, yakni LEASH dan BONE.

Keempat, pada pekan depan, jikalau tidak ada halangan, NFT perdana SHIB akan diluncurkan. Tersedia 10 ribu NFT pertama yang dibeli dengan LEASH dan ETH, termasuk SHIB.

Kelima, NFT ini, “Shibosis” memiliki fitur burn terhadap SHIB, jika pemiliknya mengubah nama generik, misalnya dari berupa angka “00001” menjadi apa saja. Burn ini akan membuat pasokan beredar SHIB menjadi lebih langka dan diharapkan bisa melejitkan harga SHIB, jika permintaan stabil atau lebih tinggi.

Keenam, Shibosis akan menjadi bagian terpadu pada game bergenre play-to-earn di ekosistem ini. Game ini selayaknya Axie Infinity. Shibosis juga memiliki kemampuan tempur yang berbeda. Semakin ia unik dan sakti, maka semakin mahal harganya. Tentu saja harganya bersatuan Shiba Inu (SHIB).

Ketujuh, NFT dan game ini akan menjadi use case apik bagi SHIB, di mana transaksi akan semakin besar dan tingkat likuiditas semakin tinggi.

Kesimpulan

Kripto berjenis crypto meme memang sangat berisiko tinggi. Tetapi tidak sedikit trader di luar sana menyenangi gerakan seperti ini, demi cuan yang besar.

So, Shiba Inu (SHIB) mungkin tidak sesuai bagi semua orang, dikembalikan pada hati nuranimu seorang. [nic]

Nicholas Nararyahttps://www.hariankripto.id
Menulis adalah kegairahan tersendiri, apalagi soal aset kripto sebagai kelas aset baru yang memukau. Sulit menolak untuk menjadi bagian dari sejarah luar biasa ini.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }