Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Rintis Platform Pure Digital, Tanda Perbankan AS Makin Kepincut Perdagangan Kripto

Lembaga perbankan di AS semakin berminat pada peluang pasar perdagangan kripto dengan hadirnya platform Pure Digital. Platform ini dirilis oleh dua bank tertua di negeri Paman Sam, Bank of New York Mellon dan State Street. Empat lembaga perbankan lain juga terlibat di dalamnya.

Platform Pure DigitalĀ 

Dalam laporan Financial Times, Rabu (21/7/2021), BNY Mellon telah bergabung dengan konsorsium enam bank dalam peluncuran platform perdagangan kripto baru yang berbasis di London, Pure Digital. Platform ini akan segera membuka pasar perdagangan Bitcoin (BTC) dalam waktu dekat.

Pure Digital membuat kalangan industri keuangan kepincut, termasuk bank State Street yang merencanakan dukungan infrastruktur bagi Pure Digital. Dukungan bank tertua kedua di AS melalui teknologi transaksi forex, Currenex.

Platform ini diharapkan menjadi pasar over the Counter (OTC) mata uang kripto, termasuk fitur pengiriman dan penyimpanan uang di bank pada lazimnya. Maksud dari OTC tersebut, pembelian dan penjualan instrumen keuangan kripto terjadi di luar bursa terorganisir seperti bursa efek.

Konsorsium enam bank tersebut berharap, Pure Digital akan menjadi platform perdagangan pertama untuk aset digital di mana lembaga perbankan akan menjadi kekuatan pendorong.

Menurut laporan tersebut, BNY Mellon dan State Street, bersama beberapa bank lainnya yang tak disebut, Pure Digital siap bersaing dengan kompetitor besar di ranah perdagangan mata uang kripto.

“Kami telah berbicara dengan semua bank papan atas. Dan menurut kami, bank kustodian lah yang jelas pertama kali menangkap permintaan (pasar perdagangan Bitcoin). Jadi lembaga perbankan ini tentu lebih maju,” ujar CEO Pure Digital Lauren Kiley.

Peran Bank kustodian yang dimaksud Kiley adalah tanggung jawab mengurus administrasi, mengamankan serta mengawasi aset keuangan dari suatu perusahaan ataupun perorangan.

Rekan pendiri Pure Digital, Campbell Adams mengaku tak kuatir berkolaborasi dengan lembaga perbankan. Sebaliknya, melihat peran institusi tersebut justru penting dalam perkembangan industri mata uang kripto.

“Sudah jelas bahwa pasar kripto membutuhkan peran perbankan. Saya kira industri ini tak akan berkembang tanpa keterlibatan perbankan,” kata Adams.

Setelah mengumumkan rencana layanan kustodian kripto pada Februari lalu, BNY Mellon masih terus bergerak. Minggu lalu, bank tersebut menjadi penyedia layanan pertukaran/ perdagangan dana di bursa untuk aset kripto Grayscale Investments.

State Street sendiri telah melebur di pasar mata uang digitalnya dalam kolaborasi dengan bursa Bitcoin Winklevoss, Gemini.

Bulan lalu, bank ini juga meluncurkan divisi keuangan digital khusus yang berfokus pada cryptocurrency, teknologi blockchain, dan mata uang digital bank sentral (CBDC).

Protected with blockchain timestamps

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }