Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Regulator Korea Selatan akan Tutup 11 Bursa Kripto

Regulator keuangan Korea Selatan, FSC, dilaporkan akan menutup 11 bursa kripto. Ini dilakukan di tengah maraknya kasus penipuan dan tindakan ilegal yang melibatkan bursa kripto.

Tindakan Keras Regulator Korea Selatan 

Berdasarkan laporan dari portal berita lokal The Korea Herald, Minggu (1/8/2021), 11 bursa yang telah menggunakan rekening kolektif palsu kemungkinan besar akan menutup bisnis.

Ini dikarenakan regulator berencana untuk menghentikan transaksi mereka dan memberi tahu kegiatan ilegal kepada kejaksaan dan polisi.

Menurut sumber, nama-nama bursa belum diungkapkan, namun, tidak mungkin bagi mereka untuk mendapatkan persetujuan beroperasi oleh FSC.

Diketahui juga, regulator berencana untuk menerapkan peraturan yang lebih ketat untuk bursa kripto yang lebih kecil di negeri ginseng tersebut.

Pengamat industri telah memperkirakan penutupan berantai dari bursa kripto akhir tahun ini karena sebagian besar dari mereka telah gagal membuka akun nama asli untuk pelanggan. Tentu saja, ini sangat berat karena hal tersebut merupakan prasyarat untuk operasi bisnis.

Meski begitu, hal ini tidak terjadi pada bursa besar seperti Upbit, Bithumb, Coinone dan Korbit.

Selain itu, berita tentang dugaan penutupan datang di tengah beberapa bursa Korea Selatan yang lebih kecil yang menangguhkan operasi mereka.

Salah satu yang sudah gulung tikar adalah Darlbit. Pada 15 Juli lalu, mereka memberi tahu pelanggan pada awal bulan itu bahwa mereka akan menghentikan layanan penyetoran dan penarikan.

Selain itu, platform perdagangan kripto lokal, CPDAX, juga mengatakan bahwa mereka akan sepenuhnya menutup operasi pada 1 September mendatang.

Upaya Bursa Kripto 

Disis lain, bursa Bitsonic telah mengumumkan melalui channel Telegram resminya bahwa untuk sementara waktu akan berhenti menyediakan layanan dalam upaya untuk memperbarui sistem layanan.

“Setelah kami selesai dengan pembaruan, kami berharap untuk mencapai Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS),” kata bursa tersebut.

Sekadar informasi, ISMS adalah seperangkat prosedur untuk mengelola data pelanggan dengan secara proaktif membatasi setiap pelanggaran keamanan. Ini adalah prasyarat lain yang diperlukan agar bursa dapat beroperasi di Korea.

Kita hanya perlu melihat, apakah semua bursa yang bertahan akan serius ingin kembali beroperasi atau tidak dari tindakan mereka dalam mengikuti aturan main dari FSC.

Ini akan menentukan prospek kripto dan adopsinya di Korea Selatan, sehingga diharapkan mereka akan benar-benar serius dalam membenahi segalanya jika masih ingin berbisnis di negara tersebut. [st]

 

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }