Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Quo Vadis XRP Pasca Ripple Menangi Mosi atas SEC?

XRP Ripple mengalami pasang surut pada tahun ini. Namun, gugatan SEC terhadap Ripple dan kedua pendirinya, sejak Desember 2020, malah membuat cryptocurrency ini cukup fluktuatif.

Teranyar, Ripple Labs, perusahaan penerbit aset kripto XRP, menang mosi lagi di peradilan New York. Hakim tak mengizinkan Komisi Bursa dan Sekuritas (SEC) AS memeriksa dokumen hukum penerbitan XRP tahun 2013.

Prediksi harga Ripple (XRP) sangat berbeda satu sama lain, karena platform perdagangan ktipto mulai perlahan-lahan meningkatkan prediksi mereka lebih awal.

Gugatan SEC kontra Ripple Labs seperti mengingatkan pertarungan epik: David vs. Goliath. Namun, dalam hasil sidang terbaru hakim mengabulkan mosi Ripple Labs, bahwa SEC tidak berhak memeriksa dokumen argumen hukum penerbitan XRP pada tahun 2013 silam.

Menurut hakim, Sarah Netburn, seharusnya para pengacara SEC sejak awal sudah mengantongi sejumlah argumen kuat, tanpa harus memerika dokumen hukum milik Ripple Labs.

Menunggu Drama Gugatan Selesai

Penolakan oleh Netburn, bukan pertama kalinya SEC melihat salah satu mosinya gagal. Pada titik ini, segalanya terlihat menguntungkan bagi Ripple.

Dengan perusahaan pembayaran yang bermitra dengan bank internasional selama musim semi, jelas bahwa Ripple akan meningkatkan jangkauannya.

Namun, tampaknya sebagian besar analis belum siap untuk bergerak menuju kenaikan besar untuk XRP Ripple.

Penyelesaian mungkin harus dicapai secara definitif sebelum banyak pihak bakal melihat XRP Ripple dalam pertumbuhan besar.

PrimeXBT adalah platform perdagangan cryptocurrency pertama dan satu-satunya yang melewati gugatan. Mereka memperkirakan kenaikan harga yang besar jika Ripple keluar di puncak pertarungan hukum.

Situs Prime XBT mengatakan harga XRP Ripple bisa terbang setinggi $20. Yang lain sedikit lebih lambat untuk memprediksi pertumbuhan pesat untuk XRP.

WalletInvestor, misalnya, memperkirakan harga hanya US $1,24 pada Mei 2022. DigitalCoinPrice memperkirakan penilaian US $1,55 pada akhir tahun.

SEC mengajukan gugatan terhadap perusahaan Ripple Labs, bersama dua CEO yaitu Brad Garlinghouse dan juga Chris Larsen, sejak Desember 2020 kemarin.

SEC menuduh bahwa aset itu merupakan penawaran sekuritas yang tidak terdaftar dengan nilai yang mencapai US $1,3 Miliar.

Perusahaan telah berhasil mencapai serangkaian kemenangan hukum dan memberikan lebih banyak lagi harapan bagi investor mengenai hasil akhir gugatan. Hal itu telah mengirimkan harganya melonjak tinggi. [ab]

Protected with blockchain timestamps

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }