Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Proyek Prestisius Visa, Blockchain Interoperabilitas: Pembayaran Universal dengan Kripto

Proyek interoperabilitas blockchain baru Visa diketahui tengah dirancang sebagai sebuah sistem transaksi baru yakni “dari jaringan ke jaringan blockchain”.

Langkah Maju Visa dengan Saluran Pembayaran Universal

Raksasa pembayaran global Visa resmi memperkenalkan sebuah proyek prestisius yang bertujuan untuk menjadi “adaptor universal” dari blockchain.

Adaptor universal yang dimaksud adalah Universal Payment Channel (UPC), sebuah inisiatif Visa untuk menghubungkan transaksi pembayaran pada beberapa aset kripto, stablecoin, serta mata uang digital bank sentral (CBDC).

Menurut pengumuman resmi pada Kamis lalu, tim peneliti Visa sedang mengerjakan inisiatif Saluran Pembayaran Universal ini.

Proyek itu dinamakan pusat interoperabilitas blockchain yang menghubungkan beberapa jaringan blockchain dan memungkinkan transfer aset digital dari protokol dan dompet yang berbeda.

“Bayangkan fasilitas ini memberikan kemudahan membagi check dengan teman-teman Anda, ketika semua orang menggunakan jenis uang yang berbeda seperti CBDC, eKrona Swedia, dan yang lain lebih memilih stablecoin pribadi seperti USDC,” tulis Visa, melansir, Jumat (1/10/2021) dari Cointelegraph.

Mereka menambahkan bahwa fasilitas semacam itu sebentar lagi menjadi kenyataan beberapa waktu mendatang, “Sudah tidak lama lagi, masa depan itu tidak terlalu jauh lagi dengan proyek UPC,” tambahnya.

Riset Blockchain Sejak 2018

Dikembangkan oleh tim riset dan produk Visa, proyek UPC dirancang untuk membangun saluran pembayaran khusus antara jaringan blockchain yang berbeda.

Lalu, menghubungkan jaringan CBDC antar negara serta menghubungkan CBDC dengan jaringan stablecoin pribadi.

Tim peneliti Visa awalnya mulai mengerjakan konsep UPC pada tahun 2018 dan mulai mengembangkan kerangka kerja interoperabilitas yang akan berjalan secara independen dari mekanisme jaringan blockchain yang mendasarinya.

“Pada akhirnya, solusi UPC bertujuan sebagai konsep jaringan ke jaringan blockchain. Selain itu, menambah nilai dari berbagai bentuk pergerakan uang, baik yang berasal dari jaringan Visa, atau lebih jauh lagi,” tulis pengumuman itu.

Blockchain Interoperabilitas Jawaban Komitmen Visa

Langkah Visa terhadap kripto ditegaskan sejak 2020.

Kala itu, perusahaan pembayaran terbesar di dunia ini, membuat langkah besar ke industri kripto.

Mereka bermitra dengan perusahaan blockchain Circle untuk mendukung stablecoin USD Coin (USDC) dan bekerjasama dengan kartu kredit tertentu.

Saat itulah, perusahaan menguatkan komitmennya kembali terhadap pembayaran kripto dan fiat on-ramp, dan fokus khusus pada integrasi stablecoin.

Apa Itu Interoperabilitas?

Kata “interoperability” sendiri terdiri atas tiga kata, yaitu; “inter” yang berarti antar (beberapa hal), “operate” yang artinya bekerja, dan “ability” yang berarti kemampuan atau kebisaan.

Sehingga jika digabung menjadi “inter-opera-bility” diartikan sebagai kemampuan bekerja antar beberapa hal atau terjemahan bebasnya, kemampuan saling bekerja sama antar beberapa hal dalam hal ini sistem atau jaringan antar jaringan. [ba]

Busrah Ardanshttps://www.hariankripto.id/
Aset kripto adalah aset masa depan, khususnya bagi generasi Milenial dan generasi Y dan kelak untuk generasi Alpha. Nuansa kebebasan adalah unsur utama di aset kripto.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }