Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Protokol DeFi Diretas, Rp358 Milyar Melayang

Pasar DeFi kembali memanas, bukan karena investasi besar yang masuk, melainkan karena aksi peretasan pada salah satu protokol yang ada.

Akibat peretasan ini, ratusan milyar rupiah melayang yang tentu langsung menjadi sorotan pengamat dan media.

Protokol DeFi DiretasĀ 

Berdasarkan laporan dari Decrypt, Rabu (4/8/2021), protokol DeFi bernama Popsicle Finance telah mengalami serangan yang mengakibatkan hilangnya dana sebesar US$25 juta, atau sekitar Rp358 milyar.

Pencurian ini telah diungkapkan oleh peneliti keamanan Mudit Gupta. Menurutnya, peretasan ini cukup rumit meskiĀ bug-nya sederhana.

Melalui akun Twitter-nya, Gupta juga menjelaskan bagaimana dia melaporkan bug serupa di protokol lain. Ia pun menambahkan bahwa kesalahan itu telah dieksploitasi seperti yang terjadi pada selusin protokol lain.

“Pada dasarnya, Popsicle tidak mentransfer hutang hadiah ketika pengguna mentransfer saham mereka. Ini memperlihatkan banyak eksploitasi, salah satunya digunakan di sini,” kata Gupta.

Sekadar informasi, Popsicle Finance adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) dengan rangkaian produk berbeda yang memungkinkan pengguna untuk mengotomatiskan hasil (yield) pada kepemilikan kripto mereka.

Produk spesifik yang diserang disebut Sorbetto Fragola, yang merupakan bahasa Italia untuk “sorbet stroberi.”

Dampak PeretasanĀ 

Dalam iterasi terbaru Uniswap, penyedia likuiditas diizinkan untuk menetapkan parameter harga tertentu di mana mereka ingin menambahkan likuiditas.

Semisal, Anda berpikir bahwa harga Ethereum akan terus diperdagangkan antara US$2.450 dan US$2.700, maka Anda akan cenderung menambahkan likuiditas ke kisaran harga tersebut.

Ini karena Uniswap membayar penyedia likuiditas sebagian dari hasil semua biaya perdagangan yang dihasilkan.

Mengenai serangan ini, seorang pengguna protokol di Discord mengatakan bahwa dirinya tidak kehilangan segalanya, tetapi telah kehilangan 6 digit angka dan itu menyakitkan.

Yang lain melaporkan telah kehilangan sekitar 40 persen dari portofolio mereka dari aksi peretasan tersebut.

Akibat serangan ini, token asli Popsicle, ICE, juga telah mengalami penurunan lebih dari 26% pada saat penulisan, menurut data dari CoinGecko.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan lainnya, Popsicle Finance telah mendesak pengguna untuk menghapus kepemilikan dari pool pasangan ETH/AXS, ETH/SLP, ETH/LINK, dan EURt sesegera mungkin.

Memang, peretasan adalah salah satu masalah yang harus dapat diselesaikan oleh industri ini agar tidak menghilangkan kepercayaan pengguna.

Maju tidaknya sektor ini terletak pada pengguna, sehingga keamanan adalah faktor yang sangat perlu diutamakan. [st]

 

 

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }