Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

PlanB: Harga Bitcoin (BTC) US$64 Ribu Bukanlah Puncak, Jadi Berapa?

PlanB, analis Bitcoin dan juga pencipta model harga Bitcoin Stock-to-Flow (StF) mengatakan ia yakin, bahwa harga Bitcoin US$64 ribu pada April 2021 lalu bukanlah harga puncak.

Dalam tradisi harga historis Bitcoin dikenal satu istilah pamungkas, yakni “Bitcoin Cycle Repeat”, di mana harga Bitcoin akan memuncak di satu titik setelah masuh wilayah Halving.

Model harga Bitcoin Stock-to-Flow (StF) memasukkan unsur Halving itu sebagian bagian sentral.

Halving III dimulai pada Mei 2020 lalu dan bertepatan dengan terbentuknya Golden Cross (MA50/200) di chart harian.

Sedangkan ketika masuk Halving II pada Juli tahun 2016, ia memuncak pada Desember 2017 di kisaran US$19.600-20.000. Itu perlu waktu sekitar 526 hari lamanya, dengan penguatan lebih dari 3 ribu persen.

Dari sana nilai kripto nomor wahid itu luruh hingga 85 persen dalam kurun waktu lebih dari 1 tahun.

Nah, walaupun pada medio April 2021 lalu harga Bitcoin memuncak di US$64 ribu, bagi PlanB, itu bukanlah tergolong harga puncak pasca Halving III 2020.

Baginya, kita akan melampaui harga itu dan praktis mencetak rekor terbaru sepanjang masa lagi.

Bull run ini belum berakhir dan US$64 ribu bukanlah harga puncak. Itu sejalan dengan s2f(x) model. Juga indikator support  (tidak didasarkan pada s2f) menyarankan kita tidak akan turun di bawah US$47 ribu setelah akhir Agustus 2021,” sebut PlanB pada 2 Juli 2021 lalu dan ditegaskan kembali olehnya pada 6 Agustus lalu.

Lantas, harga puncak Bitcoin berapa dan kapan? Ini adalah pertanyaan paling penting, karena ketika memuncak, maka ada potensi koreksi dalam jangka panjang dengan tingkatan yang besar pula seperti sebelumnya.

Berpuncak di US$100 Ribu?

Berdasarkan model itu, harga puncak ditandai dengan warna khusus, berdasarkan jarak antara Halving berikutnya. Warna biru bermakna adalah harga support. Dan warna merah adalah harga puncak.

Saat ini, ketika harga Bitcoin di kisaran US$43 ribuan per BTC, berdasarkan model itu, kita masih berada di wilayah warna kuning, mulai jingga terang, menuju wilayah jingga pekat hingga warna merah.

harga bitcoin

Berdasarkan model di atas, saat ini kita memang menuju harga puncak pasca masuk Halving III tahun 2020. Ini ditandai dengan garis putih horisontal (berkotak biru muda), yakni di atas US$100 ribu.

Garis itu bermula pada akhir tahun 2021 dan berakhir pada akhir tahun 2024.

Dapat disimpulkan, bahwa kemungkinan besar harga puncak BTC pasca Halving II 2020 akan terjadi pada tahun ini, sekitar akhir tahun.

Setelah itu, jika warna berubah menjadi warna merah, maka akan terjadi koreksi besar dalam jangka waktu yang sangat lama.

Berdasarkan periode sebelumnya, lebih dari 365 hari hingga terbentuk harga di wilayah warna biru sebagai support besar.

Sebagai catatan, Halving berikutnya, yakni Halving IV diperkirakan akan jatuh pada pertengahan tahun 2024. [nic]

Protected with blockchain timestamps

Nicholas Nararyahttps://www.hariankripto.id
Menulis adalah kegairahan tersendiri, apalagi soal aset kripto sebagai kelas aset baru yang memukau. Sulit menolak untuk menjadi bagian dari sejarah luar biasa ini.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }