Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Perusahaan Pendukung Terra (LUNA) Ini Umumkan Kerugiannya

Galaxy Digital, salah satu perusahaan pendukung Terra, telah mengumumkan kerugiannya, di tengah pasar kripto yang memburuk dan masalah terkait LUNA dan stablecoin UST.

Pada hari Jumat kemarin (13/5/2022), perusahaan telah merilis pembaruan mengenai posisi modal dan likuiditas mereka.

Perusahaan Pendukung Terra Ini Merugi 

Sekadar informasi, Galaxy Digital adalah perusahaan pendukung Terra awal, yang turut berinvestasi dalam putaran pendanaan pada Januari 2021, bersama dengan Coinbase Ventures, Pantera Capital dan Arrington Capital.

Dalam dampak pasar kripto secara keseluruhan, perusahaan dilanda kerugian pada laporan pendapatan kuartal pertama. Membawa harga saham perusahaan merosot.

Bahkan, perusahaan menyatakan akan melakukan buyback 10,6 juta saham, selama 12 bulan ke depan.

“[Perusahaan] percaya bahwa aset digital saat ini dan kondisi pasar yang lebih luas menjamin memberikan visibilitas intra-kuartal kepada pemegang saham, rekanan dan klien mengenai posisi modal dan likuiditasnya, serta ketahanan operasinya,” ungkap Michael Novogratz, CEO dari Galaxy Digital.

Berdasarkan laporan the Block, Galaxy Digital kini memiliki posisi likuiditas sekitar US$1,6 Miliar.

Angka tersebut sudah termasuk dana tunai US$800 juta dan tambahan US$800 juta dalam bentuk aset kripto.

Juga, pendapatan komprehensif bersih kuartal perusahaan diperkirakan akan mengalami kerugian sebesar US$300 juta, turun 12 persen dari data 31 Maret.

Selain itu, meski Galaxy Digital adalah perusahaan pendukung Terra, tetapi mereka tidak memiliki eksposur ke stablecoin algoritmiknya, UST.

UST saat ini benar-benar menjadi sorotan karena nilainya terus terperosok, yang hampir mencapai US$0, alias tidak bernilai.

Kripto LUNA juga saat ini terus terperosok, sudah lebih dari 95 persen, yang membuat kerugian masif bagi sebagian besar investornya. Semua merasa khawatir ini akan menjadi semacam rugpull jika tidak ada langkah penyelesaian.

Meski begitu, sang CEO, Do Kwon, masih tetap bertahan dan “datang” untuk meyakinkan investor dan komunitas bahwa Terra dapat dipulihkan.

Tentu saja, ini telah sedikit menjadi “pelega hati,” meski upaya dan cara yang akan dilakukan masih belum dapat dipastikan berhasil.

Setidaknya, Do Kwon tidak lari. Masih ada harapan tipis yang dapat dipegang. [st]

 

 

 

Syofri Taka
Praktisi dunia Saham sepuluh tahun terakhir. Praktisi, pengamat, dan sekaligus penulis kripto sejak 2015

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT