Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Pemenang Nobel Ekonomi Sebut Aset Kripto adalah Skema Ponzi

Ekonom terkemuka asal Amerika, Paul Krugman menyebut aset kripto sebagai skema ponzi jangka panjang.

Sikap berseberangan Krugman itu diutarakannya belum lama ini.

Volatilitas harga yang merugikan pasar aset kripto baru-baru ini memicu banyak komentar negatif. Krugman adalah salah satunya.

Dalam sebuah wawancara dengan New York Times, dia menggambarkan aset kripto seperti skema Ponzi yang berjalan lama atau jangka panjang.

Dia menjelaskan, investasi dalam aset digital ini sangat mirip dengan bentuk penipuan populer dari abad lalu yang menciptakan ilusi bisnis berkelanjutan, tetapi pada akhirnya berubah menjadi skema piramida.

Meski begitu, dia berpendapat tipuan semacam ini tidak akan segera hilang. Krugman pula membandingkannya dengan penipuan investasi terkenal Bernie Madoff;

“Tapi bisakah skema Ponzi benar-benar berlangsung selama ini? Sebenarnya, ya. Bernie Madoff menjalankan penipuannya selama hampir dua dekade dan mungkin lebih lama jika krisis keuangan tidak ada,” kata Krugman melansir Cryptopotato.

Selain itu, Krugman juga menghubungkan aset kripto dengan emas.

Dia berpendapat bahwa beberapa aset akan mampu bersaing dengan ketahanan logam mulia:

“Kemungkinan satu atau dua mata uang kripto entah bagaimana akan mencapai umur panjang yang sama dengan emas,” ujarnya.

Di sisi lain, pemenang Hadiah Nobel ini meramalkan bahwa pemerintah Amerika mungkin mengambil tindakan keras terhadap kripto sebagaimana mereka melakukannya pada emas pada tahun 1930-an.

Aset Kripto Ponzi di Masa Lalu

Ini bukan pertama kalinya seorang terkemuka menyebut kripto sebagai “Skema Ponzi”.

Trader berpengalaman, Dave Portnoy juga berpendapat yang sama tentang Bitcoin.

Baginya, aset digital tidak memiliki akuntabilitas karena pendirinya yang tak diketahui.

Sejarahnya dengan aset kripto pun cukup kontroversial karena pertama kali mengungkapkan dia menggunakan Bitcoin dan menegaskan membeli sejumlah uang darinya.

Namun, tak lama kemudian, Portnoy mengklaim kerugian US$25.000 dan akhirnya memutuskan mengakhiri investasi kripto.

Portnoy juga duluan mengambil keputusan bahwa Bitcoin adalah “satu skema Ponzi besar”.

“Anda masuk, dan anda tidak harus menjadi orang yang terakhir menghodl.”

Yang akhirnya, diakuinya dia salah tentang itu. [ba]

Protected with blockchain timestamps

Busrah Ardanshttps://www.hariankripto.id/
Aset kripto adalah aset masa depan, khususnya bagi generasi Milenial dan generasi Y dan kelak untuk generasi Alpha. Nuansa kebebasan adalah unsur utama di aset kripto.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }