Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Parah, Bro! Tambang Bitcoin di Sichuan Mulai Padam!

Pemerintah Tiongkok kembali membuat langkah menyebalkan dengan terus memperluas larangan tambang Bitcoin (BTC), di mana yang terbaru telah mengarah ke provinsi Sichuan. Apakah negara ini akan benar-benar anti terhadap penambangan BTC?

Bisnis Tambang Bitcoin Sichuan Ditutup

Berdasarkan laporan dari TrustNode, pertambangan BTC di Sichuan semuanya akan ditutup pada pagi hari waktu setempat, mulai 20 Juni 2021 yang kemungkinan akan menjadi akhir dari era bisnis pertambangan di negeri tirai bambu tersebut.

Selain itu, penambang Bitcoin yang terlambat memindahkan rig akan menderita kerugian besar sebagai akibatnya.

Sekadar informasi, Sichuan adalah wilayah penambang Bitcoin terbesar di Tiongkok dan bahkan di dunia, dan juga mereka memiliki pasokan listrik bertenaga air yang murah, sehingga bisa dibilang bahwa provinsi ini telah menyediakan energi yang ramah lingkungan (terbarukan).

“Dengan penutupan penambangan Sichuan, momen paling tragis bagi para penambang dalam sejarah blockchain telah diantar masuk. Seberapa jauh jangkauan signifikansi historis saat ini? Kamu akan tahu,” kata seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya, dilansir dari TrustNode, Sabtu (19/6/2021).

Tentu saja, ini telah menjadi dasar yang buruk bagi pertambangan BTC di Tiongkok, yang juga menyusutkanĀ hash rate dengan sangat signifikan.

Menurut OKLink, sepuluh kumpulan penambangan Bitcoin teratas di Tiongkok, seperti AntPool, Poolin, Binance dan Huobi Pool, telah mengalami penurunan tajam dalam daya komputasi mereka, dan turun sebesar 21,05 persen, 16,45 persen, 25,15 persen dan 31,19 persen dalam 24 jam terakhir.

Beberapa portal berita lokal pun membagikan berbagai data penurunanĀ hash rateĀ dan juga beberapa video yang menunjukan kegiatan penambang BTC yang sedang berkemas.

Tekanan pada penambang di Tiongkok ini pun telah mempengaruhi jaringan kripto utama secara global karena porsi mereka yang masih cukup besar dalam jaringan.

Harapan

Namun, Amerika Utara dan Eropa diperkirakan mendapat manfaat yang signifikan dari ‘kekacauan’ ini karena industri komputasi Bitcoin yang canggih telah hadir.

Harapannya adalah, jika para penambang telah memilih untuk meninggalkan Tiongkok, maka mereka perlu memilih membangun kembali di negara lain dengan sistem yang lebih canggih dan memadai.

Dan juga, penggunaan energi terbarukan pun sangat diharapkan pasar agar mampu kembali menarik minat institusi yang mendukungĀ go green, salah satunya adalah Tesla yang telah menjanjikan akan kembali menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran jika sudah berjalan dalam energi terbarukan dan bebas emisi karbon. Semoga saja semua berjalan dengan baik. [st]

Protected with blockchain timestamps

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }