Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Pangsa Penambangan Bitcoin Kini Dipimpin oleh AS

Tindakan keras Tiongkok terhadap industri kripto telah membuat pangsa penambangan Bitcoin beralih ke AS.

Banyak sekali penambang dari negeri panda tersebut memilih pindah ke luar negara, dengan tujuan utamanya adalah AS, Kazakhstan dan Eropa Utara.

Pangsa Penambangan Bitcoin Kini Digenggam AS 

Kembali ke bulan September, saat otoritas Tiongkok melakukan tindakan keras terhadap segala yang berkaitan dengan kripto, termasuk penambangannya.

Berdasarkan laporan dari Forkas, Kamis (14/10/2021), diketahui bahwa pihak berwenang menyatakan bahwa mereka bermaksud untuk mengategorikan penambangan kripto sebagai industri yang sudah ketinggalan zaman.

Hal tersebut pada akhirnya menjadi langkah solid otoritas Tiongkok untuk melarang investasi di sektor tersebut.

Berdasarkan data terbaru dari Indeks Konsumsi Listrik Bitcoin Cambridge yang disusun oleh Cambridge Centre for Alternative Finance (CCAF) menunjukkan bahwa pada akhir Agustus, AS menyumbang 35,4  persen dari pangsa hash rate global.

Data tersebut mengacu pada tingkat daya komputasi yang dibutuhkan untuk menambang, yang mewakili lonjakan signifikan dari 16,8 persen pada akhir April lalu.

Di bawah AS, posisi kedua dan ketiga, ada Kazakhstan dengan pangsa pasar sebesar 18,1 persen dan Rusia sebesar 11,2 persen.

Tampaknya, dampak tindakan keras Tiongkok telah benar-benar mengubah ‘peta permainan’ dari hash rate BTC. Ke depannya, tindak tanduk Tiongkok tidak akan begitu mempengaruhi pergerakkan dari harga Bitcoin lagi.

Michel Rauchs, Pemimpin divisi aset digital di CCAF, mengungkapkan bahwa operasi penambangan di Tiongkok telah secara efektif turun menjadi nol.

Ini sungguh mengubah keseluruhan pangsa karena sebelumnya Tiongkok menguasai di angka 75,53 persen, menurut data CCAF pada September 2019.

Dampak Jangka Panjang

Dalam sudut pandang penulis, memang Tiongkok kemungkinan besar tidak akan dapat lagi memberikan FUD ‘mengerikan’ bagi pasar kripto.

Tetapi, karena pangsa kini berada di AS, ada kemungkinan besar ‘roda permainan’ FUD dapat berasal dari pemangku otoritas tertinggi, Federal Reserve dan SEC AS.

Tetapi, mengingat pernyataan otoritas AS yang tidak akan mengambil langkah yang sama seperti Tiongkok terhadap kripto, ini telah membangun kepercayaan yang hebat secara luas.

Seperti yang bisa kita lihat, mayoritas pasar kripto kini telah bangkit, khususnya kripto utama seperti BTC dan Ether (ETH).

Peran investor institusi yang semakin marak memasuki pasar kripto, melalui produk investasi untuk eksposur ke kripto-kripto utama, telah membuat industri ini terlihat baik-baik saja dan kian sehat.

Kemungkinan, tahun 2021 akan ditutup dengan senyum indah para investor kripto. Tapi tetap saja, kita perlu tetap memantau setiap perkembangan yang ada. Salam to the Moon. [st]

 

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }