Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Panas! Tiongkok Resmi Blokir CoinGecko, CoinMarketCap, dan Situs Kripto Lainnya

Tiongkok secara resmi telah memblokir akses ke situs kripto seperti CoinGecko, CoinMarketCap dan TradingView melalui firewall internetnya.

Kebijakan ini menjadi tindakan keras terbaru Tiongkok dalam perjalanannya membatasi pasar kripto di negaranya.

Ganggu Tatanan Ekonomi, Tiongkok Takut Kripto?

Negara tirai bambu itu diketahui telah memblokir akses ke situs website utama tentang kripto di antraranya, CoinGecko, CoinMarketCap, dan TradingView, seperti yang dilansir dari Beincrypto, Rabu (29/9/2021).

Beberapa website pengecekan yang bisa memeriksa apakah firewall internet Tiongkok benar-benar memblokir situs kripto tersebut menunjukkan kebenarannya. Ke semuanya telah diblokir 100 persen.

Pemblokiran tersebut mengikuti larangan penuh Tiongkok terhadap transaksi kripto. Hal ini juga semakin menjelaskan upaya mereka untuk membatasi akses apa pun ke pasar. Wow!

Bank sentral negara itu bahkan telah mengeluarkan larangannya, pekan lalu. Mereka mengultimatum bahwa perdagangan kripto telah mengganggu tatanan ekonomi dan keuangan.

Tiongkok juga mengeluarkan larangan serupa pada beberapa kesempatan. Untungnya pasar tidak terpengaruh oleh keputusan tersebut.

Pemblokiran Situs Kripto Gegara Evergrande?

Di samping, ini terjadi pada saat Tiongkok menghadapi gejolak pasar karena potensi utang oleh perusahaan real estat Evergrande, yang telah mengguncang pasar.

Beberapa analis mengatakan bahwa langkah itu bisa menjadi cara untuk mencegah uang mengalir ke luar negeri saat ini.

Tentu saja, beberapa warga masih mengakses situs yang diblokir melalui Virtual Private Networks (VPN), yang mana kondisi itu juga telah berlangsung bertahun-tahun seiring dengan meningkatnya sensor Tiongkok.

Mereka yang berada di grup WeChat dan berkaitan dengan kripto telah mulai menutup grup dan pindah ke platform lain. Padahal aset digital satu ini, sangat popular di sana. Seperti halnya pertambangan Bitcoin, sampai-sampai pemerintah mulai menindaknya juga.

Peristiwa baru-baru ini disebut sebuah indikasi kuat bahwa Tiongkok kini takut dan tengah memberontak terhadap pasar kripto.

Tekad Tiongkok dan Pengaruh Pasar

Pengetatan tersebut memperjelas bahwa Tiongkok tidak menginginkan aktivitas terkait kripto. Namun tercatat, pasar saat ini sebagian besar tidak terpengaruh.

Rencananya untuk membasmi beberapa perusahaan dan proyek yang berbasis di negara ini juga masih harus dilihat. Apalagi, negara ini telah menjadi sarang aktivitas kripto sejak awal.

Terlepas dari larangan tersebut, pasar telah melakukannya dengan cukup baik, seperti dengan token DeFi khususnya yang menguat.

Beberapa telah mengaitkan larangan Tiongkok dengan penurunan pasar baru-baru ini. Semua pasar menderita karena kabar Evergrande dan pasar kripto telah lebih terkait erat dengan pasar global dalam beberapa tahun terakhir.

Bursa kripto juga telah memutuskan untuk menutup operasi di wilayah tersebut setelah pengawasan yang lebih ketat.

Sebagaimana, Huobi telah menutup entitas Beijing-nya dan Bitmain sebuah produsen perangkat keras penambang teratas yang menghentikan penjualan rig penambangan Bitcoin.

Meksi begitu, secara keseluruhan, efek dari keputusan Tiongkok tampaknya memiliki beberapa efek moderat, tetapi hanya di kawasan itu.

Sisa pasar tampaknya sebagian besar tidak terpengaruh oleh tindakan keras tersebut. [ba]

Busrah Ardanshttps://www.hariankripto.id/
Aset kripto adalah aset masa depan, khususnya bagi generasi Milenial dan generasi Y dan kelak untuk generasi Alpha. Nuansa kebebasan adalah unsur utama di aset kripto.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }