Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Organisasi Bantuan Ini Kesulitan Cairkan Rp14 Triliun SHIB dari Vitalik Buterin

Organisasi bantuan bernama Crypto Covid Relief Fund (CCRF) India saat ini merasa kesulitan untuk mencairkan token SHIB yang telah mereka dapatkan dari Vitalik Buterin.

SHIB senilai Rp14 triliun saat diberikan tersebut mengalami beberapa kendala sehingga belum dicairkan sepenuhnya oleh CCRF.

SHIB dari Vitalik Buterin untuk CCRF 

Dua bulan lalu, sebuah langkah besar datang dari Vitalik Buterin, yang menyumbangkan SHIB senilai Rp14 triliun kepada CCRF India.

Donasi sebesar 50.693.552.078.053 SHIB tersebut ditujukan untuk bantuan dikala pandemi, meskipun langkah ini telah menjadi pemicu awal jatuhnya pasar SHIB.

“Kami berencana untuk melakukan likuidasi yang bijaksana untuk memastikan kami memenuhi tujuan bantuan COVID kami.. Kami telah memutuskan untuk mengonversi donasi secara perlahan selama jangka waktu tertentu,” kata CCRF saat itu, dilansir dari News Bitcoin, Kamis (29/7/2021).

Namun, berdasarkan laporan dari Bloomberg, Rabu (28/7/2021), dikatakan bahwa penyelenggara di belakang CCRF kini mengalami kesulitan untuk mencairkan token SHIB tersebut.

Sandeep Nailwal, pendiri dari CCRF, menjelaskan minggu ini bahwa ada beberapa penundaan.

Nailwal dan CCRF harus berurusan dengan segudang masalah termasuk kebijakan regulasi yang berasal dari India dan penurunan dari pasar SHIB itu sendiri.

SHIB Telah Jatuh

Pada saat Vitalik memberikan donasi, SHIB masih berada di kisaran harga tertingginya.

Dan saat ini, harga SHIB sudah terdepresiasi lebih dari 80%, sehingga token Shiba Inu yang bernilai triliunan tersebut, kini hanya bernilai Rp5,7 triliun.

Nailwal mengatakan bahwa organisasi nirlaba tersebut telah mampu menguangkan sekitar Rp288 milyar, dan mulai kesulitan mencairkan setelahnya.

Sementara itu, organisasi bantuan ini terus menunjukkan upayanya melalui Twitter, dengan tindakan seperti memberikan jatah dan paket makanan.

Mereka juga bekerja sama dengan organisasi lain seperti Janman People’s Foundation. Tim Khaanachahiye berterima kasih kepada CCRF pada 21 Juli lalu ketika organisasi tersebut membantu keluarga yang membutuhkan dengan sumbangan makanan.

“Terima kasih Crypto Relief karena telah mendukung perjuangan kami melawan kelaparan di wilayah Metropolitan Mumbai dengan mendukung 10.000 keluarga yang membutuhkan dengan perlengkapan bahan makanan,” kata Tim Khaanachahiye.

Kecepatan dan ketepatan kripto untuk dijadikan alat untuk mengirim uang terbukti sangat ampuh dalam kegiatan ini.

Donasi bernilai besar dapat berjalan dengan cepat karena uang dapat dikirim dengan cepat tanpa harus melalui banyak hal administrasi yang juga memungut biaya yang tidak sedikit.

Kripto adalah masa depan, dan itu dimulai sejak saat ini. Salam to the Moon.(st)

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }