Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

NIKE Masuk Metaverse, Gimana Ceritanya?

Panasnya minat dan perhatian ke sektor metaverse telah menarik banyak sekali pemain besar, salah satunya adalah produsen sepatu, pakaian dan alat-alat olahraga, Nike Inc.

Metaverse telah menjadi pembahasan yang sangat ramai ketika raksasa sosial media, Facebook Inc., memutuskan untuk menyelami sektor ini dengan mengganti citra dan namanya menjadi Meta Inc.

Nike Memasuki Metaverse 

Langkah Nike dimulai dengan menggandeng game dunia virtual popular, Roblox. Dalam kerjasama ini, Nike hadir dalam ruang digitalnya sendiri yang disebut Nikeland. Menariknya, bangunan di Nikeland mengikuti bangunan kantor pusat mereka di AS.

Nikeland
Nikeland di Roblox

Nantinya, para pemain di Nikeland akan dapat melengkapi avatar mereka dengan produk Nike khusus dan gratis untuk dikunjungi siapa saja di Roblox.

Dan yang tidak kalah menarik, di Nikeland, pemain dapat menggunakan akselerometer di perangkat selular mereka untuk mentransfer gerakan offline ke permainan online. Fitur ini memungkinkan gerakan di kehidupan nyata untuk hadir di ruang digital. Luar biasa sekali.

Selain itu, Nike juga satu-satunya pemain besar yang masuk ke ranah metaverse di Roblox. Tentu saja, ini telah membuat para pemain antusias karena mereka dapat menjadi sangat bergaya ala sultan di dunia virtual tersebut.

“Nike menciptakan dunia yang dipesan lebih dahulu ini dengan latar belakang kantor pusat dunia (nyata) dan di dalam ruang 3D Roblox yang imersif, membangun tujuannya untuk mengubah olahraga dan bermain menjadi gaya hidup,” ujar juru bicara Nike, dilansir dari Reuters, Jumat (19/11/2021).

Terus Bertumbuh 

Diketahui, pasar metaverse global diperkirakan akan mencapai US$6,16 milyar pada tahun 2021 dan US$41,62 milyar pada tahun 2026, menurut data dari perusahaan riset, Strategy Analytics.

Dan melirik kondisi pasar kripto saat ini, token-token terkait metaverse juga menjadi salah satu yang tumbuh subur di saat kripto di sektor lain mengalami koreksi, termasuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).

Kemungkinan besar, mayoritas investor memang sedang melirik sektor yang sedang panas ini karena melihat prospek masa depannya yang cerah. Mari kita saksikan. [st]

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }