Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Minat Beli Shiba Inu (SHIB)? Baca Ini Dulu

Token Shiba Inu (SHIB) telah menarik perhatian beberapa hari ini setelah melonjak kuat ratusan persen tanpa keraguan.

Tampaknya, pembaruan dari pengembang yang akan menghadirkan NFT telah menjadi salah satu daya lompat harga karena industri NFT adalah industri yang sedang cukup panas belakangan ini.

Namun, sebelum Anda ikut-ikutan membeli SHIB, ada baiknya Anda mengenal lebih dekat token meme ini agar lebih memahami aset kripto ini. Tak kenal maka tak sayang kan?

Apakah SHIB Aman untuk Berinvestasi?

Shiba Inu adalah token yang dibangun di atas jaringan blockchain Ethereum, sebagai ERC-20. 

Dan menurut situs resminya, dikatakan bahwa Shiba Inu adalah token meme terdesentralisasi yang tumbuh menjadi ekosistem yang dinamis.

SHIB juga banyak disebut sebagai “DOGE Killer“, atau pesaing ketat dari Dogecoin (DOGE) karena token ini lebih memiliki tujuan dan pengembangan yang serius. Itu terlihat dari whitepaper-nya (disebut Woofpaper) yang sangat detail.

Namun, sama seperti kripto meme lainnya, SHIB juga mengandalkan popularitas di sosial media, seperti Twitter, untuk menarik lebih banyak investor.

Jika kita melihat perkembangan yang akan datang, SHIB terlihat cukup aman untuk berinvestasi, namun tetap gunakan uang dingin Anda.

Mengapa Harganya Naik?

Banyak spekulasi mengenai pertanyaan ini. Tetapi, jawabannya ada beragam, di antaranya adalah tweet Elon Musk mengenai anjing Shiba Inu miliknya yang bernama Flokki.

Namun, jika melihat kenaikan beberapa hari ini, tampaknya kehadiran fitur marketplace NFT Shiba Inu di Shibaswap yang akan datang telah menjadi penyebab paling utama.

NFT tersebut juga dikabarkan akan hadir dalam sebuah game blockchain asli Shiba Inu.

Melihat popularitas game blockchain terkini, ini tentu telah membakar semangat para investor lama dan menarik kuat minat investor baru.

Dan penyebab terbesar lainnya adalah, adanya kabar hadirnya mekanisme pembakaran (burning) yang telah lama ditunggu dan diminta oleh investor.

Mekanisme ini akan menekan pasokan token SHIB di pasaran yang digadang akan menyebabkan semacam kelangkaan yang berakhir dengan peningkatan harga. Hukum ekonomi supply-demand sederhana.

Tempat Membeli SHIB 

Pada awalnya, token Shiba Inu hanya bisa didapatkan dengan melakukan swap (pertukaran) di bursa terdesentralisasi Uniswap.

Namun sekarang, sudah ada beberapa bursa kripto ternama yang menyediakan layanan untuk membeli SHIB, seperti Binance, TokoCrypto, Triv, KuCoin, Indodax dan masih banyak lagi.

Dengan mendaftar dan melengkapi prosedur KYC di bursa tersebut, Anda sudah dapat melakukan deposit dana untuk membeli SHIB.

Proses pendaftaran dan KYC hanya akan membutuhkan data diri Anda, foto identitas diri (KTP atau SIM), serta alamat email. Sangat mudah dan tidak memakan waktu lama.

Selain itu, deposit dana pun sudah dapat menggunakan transfer langsung dari mobile banking, sehingga ini akan semakin mempermudah langkah pertama Anda untuk menjadi investor kripto.

Potensi Harga 

Faktor kenaikan harga di atas telah menjadi dasar prediksi untuk harga token Shiba Inu.

Terlepas dari kondisi pasar NFT saat ini, Shiba Inu tampaknya akan punya jalan yang bagus karena NFT dan game blockchainnya akan berjalan dalam ekosistemnya sendiri.

Daya pikat SHIB untuk menghasilkan uang dengan cepat juga cukup mengena di benak para investor.

Tidak berkata dalam jangka panjang, namun tahun 2022 mendatang, kemungkinan akan menjadi tahun NFT. Sehingga, Shiba Inu dan NFT-nya kemungkinan akan meraup minat yang lebih besar lagi dibandingkan saat ini.

Dari sini terlihat, potensi harga SHIB masih sangat positif, meski ini masih sekadar spekulasi belaka berdasarkan fundamental yang ada.

Sebagai token meme, berinvestasi di SHIB tidak boleh terlalu berlebihan. Cukup gunakan uang dingin Anda dan amati pergerakan dan sentimen pasar dengan cermat.

Ini bisa menjadi pertumbuhan nilai yang tepat, di saat Anda membeli di harga yang juga tepat. [st]

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }