Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

MicroStrategy Serok Bitcoin Lagi, Setara Rp2,5 Triliun

Di tengah kenaikan harga Bitcoin (BTC) saat ini, MicroStrategy terus melakukan pembelian dengan nilai yang fantastis. Sebenarnya, sejauh manakah perusahaan ini memercayai prospek dari pertumbuhan kripto utama?

MicroStrategy Serok Bitcoin (Lagi)

Menurut pengajuan Formulir 8-K dengan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC AS), pembelian terbaru dari perusahaan perangkat lunak ini telah menambahkan 3.907 BTC ke dalam perbendaharaannya. Itu dilakukan antara 1 Juli hingga 23 Agustus.

Mengikuti pergerakan harga Bitcoin saat ini, tiga ribuan koin tersebut dibeli dengan nilai US$177 juta, setara dengan Rp2,5 triliun.

Kini, perusahaan yang dipimpin oleh Michael Saylor tersebut telah memiliki 108.992 BTC, dan kemungkinan mereka masih belum akan berhenti untuk membeli.

Jika harga Bitcoin adalah US$49.000, maka nilai total kepemilikan MicroStrategy adalah US$5,3 milyar, setara dengan Rp76,6 triliun.

Diketahui, pengumuman pembelian terbaru ini juga berfungsi sebagai pemenuhan janji perusahaan untuk terus menambah posisi Bitcoin.

Michael Saylor dan MicroStrategy telah menunjukkan komitmen tanpa henti terhadap Bitcoin karena terus meningkatkan kepemilikan BTC, meski sebelumnya sempat rugi di atas kertas.

Jumlah kepemilikan perusahaan pun telah jauh lebih besar dari perusahaan lainnya. Sebut saja Tesla, yang hanya memiliki 42.000 Bitcoin.

Penurunan pasar kripto lebih dari 50% telah menyebabkan beberapa kerugian penurunan nilai bagi perusahaan AS dengan kepemilikan Bitcoin. Selain MicroStrategy, Tesla juga melaporkan kerugian penurunan nilai sebesar US$23 juta.

Prospek Harga BTC 

Bitcoin saat ini telah tersungkur dari level psikologis utama, US$50.000, di mana pada saat penulisan harga bergerak lebih rendah dari US$48.000.

Secara teknikal, penutupan harian di bawah level tersebut mendasari pandangan peluang koreksi dari para analis.

Jika harga kesulitan untuk tumbuh dari posisi saat ini, maka peluang penurunan ke kisaran US$44.000 bukanlah hal yang mustahil.

“#BTC masih secara teknis me-retest area saat ini sebagai support.. Peluang penurunan dimungkinkan, tetapi yang lebih penting adalah melanjutkan penutupan candle harian di atas US$48.350 agar BTC memegang peluang untuk kenaikan lebih lanjut,” kata analis Rekt Capital, dalam tweet-nya.

Masih akan kuat tidaknya aksi jual pada Bitcoin kini menjadi perhatian utama para analis teknikal. Ini diharapkan mampu memberikan sinyal untuk prospek tren dalam beberapa hari ke depan. [st]

 

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }