Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Jual Bitcoin Tak Berizin, Pria AS Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Bisnis yang memperjualbelikan Bitcoin (BTC) saat ini telah dipandang sama seperti layaknya mata uang fiat, sehingga jika tidak memiliki izin untuk hal tersebut, maka penjara akan menanti para oknum yang terlibat.

Menjual Bitcoin Tanpa Izin Bisa Masuk Penjara 

Berdasarkan laporan dari News Bitcoin, Departemen Kehakiman AS (DOJ) telah mengumumkan bahwa penjual Bitcoin asal New Orleans bernama Michael Yusko telah didakwa mengoperasikan bisnis pengiriman uang yang tidak memiliki izin.

Di Amerika Serikat, ada yang namanya undang-undang federal, di mana bisnis apa pun yang terlibat dalam penerimaan mata uang, dana, atau nilai lain yang menggantikan mata uang dari satu orang dan pengiriman mata uang, dana, atau nilai lain yang menggantikan mata uang ke lokasi lain atau orang dengan cara apa pun, maka itu akan dianggap sebagai bisnis pengiriman uang.

“Bisnis tersebut termasuk yang memperdagangkan mata uang fiat, seperti dolar AS, untuk cryptocurrency, seperti Bitcoin, Litecoin, dan Ethereum. Perusahaan-perusahaan ini harus mendaftar ke Jaringan Penegakan Kejahatan Keuangan (FinCEN) sebagai bisnis pengiriman uang,” kata DOJ, dilansir dari News Bitcoin, Sabtu (26/6/2021).

Bisnis Kripto Tanpa Izin

Berdasarkan dokumen pengadilan diketahui, Yusko adalah pemilik dan manajer Nervous Light Capital LLC.

Pengadilan mengatakan bahwa Nervous Light Capital, bersama dengan rekening bank dari empat perusahaan lain, telah melakukan penjualan Bitcoin dan mata uang kripto lainnya kepada pelanggan.

Apa yang membuat Yusko harus ditahan adalah karena dirinya tidak mendaftarkan salah satu dari perusahaan tersebut dengan FinCEN sebagai bisnis pengiriman uang.

“Jika terbukti bersalah, Yusko dapat menerima maksimum lima tahun penjara, denda maksimum US$250.000, hingga tiga tahun pembebasan yang diawasi, dan penilaian khusus wajib US$100,” kata BOJ.

Bitcoin memang sudah banyak dianggap sebagai mata uang ataupun komoditas, sehingga wajar saja jika seseorang yang melakukan praktek bisnis pada aset ini tanpa izin,maka  akan mendapatkan hukuman layaknya berbisnis mata uang fiat ataupun emas.

Selain itu, kripto pun saat ini sedang dipertimbangkan untuk dikenakan pajak di beberapa negara berkembang, salah satunya Indonesia, yang kemungkinan akan turut menghadirkan peraturan dan wajib pajak terkait transaksi ataupun investasi kripto. [st]

Protected with blockchain timestamps

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }