Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

JPMorgan: Kenaikan Harga Altcoin Tak Cerminkan Penguatan Struktural

Raksasa Wall Street, JPMorgan, memperingatkan kepada investor ritel yang saat ini berinvestasi di pasar kripto agar memilih aset alternatif koin (altcoin) seperti Ethereum, Solana, BNB Binance dan Cardano.

Harga altcoin itu tampak meningkat selama beberapa bulan terakhir. Seperti, token Solana juga masuk ke sepuluh besar pasar kripto dan terus menempel raksasa altcoin lainnya, BNB dan Cardano.

Solana sendiri tercatat naik 30 persen, dan saat ini membukukan catatan kenaikan 5.000 persen terhitung sejak akhir tahun lalu hingga kini.

Pandangan Petinggi JPMorgan 

Dalam catatan, Direktur Pelaksana JPMorgan, Nikolaos Panigirtzoglou menuliskan bahwa investor ritel telah mendorong kripto yang lebih kecil atau altcoin ke level tertinggi yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Apalagi, ditambah dengan pangsa pasar Bitcoin sekarang ini yang terlihat sangat rendah menurut standar historis.

“Reli NFT pada Agustus ini dan peningkatan aktivitas keuangan terdesentralisasi telah membantu mereka (altcoin). Tidak hanya Ethereum tetapi juga lainnya yang terfasilitasi kontrak pintar, seperti Solana, BNB, dan Cardano,” tulis Panigirtzoglou, dilansir dari Forbes, Kamis (9/9/2021).

Berdasarkan data perdagangan, lanjut dia, altcoin saat ini mewakili sekitar 33 persen dari pasar kripto. Tercatat angka itu mengalami kenaikan signifikan dari sebelumnya, 22 persen pada awal Agustus.

“Fase sebelumnya dari masuknya investor ritel ke pasar kripto adalah antara awal Januari dan pertengahan Mei … dan investor ritel nampaknya membuat pasar terlihat seperti gelembung lagi,” lanjutnya.

Pengaruh BTC Terhadap Altcoin

Minggu ini, harga kripto telah berayun liar karena rencana El Salvador untuk mengadopsi Bitcoin sebagai mata uang resminya, di samping dolar AS.

Pada hari Selasa lalu, harga Bitcoin terlihat pada aksi jual hampir 20 persen di pasar.

Sell-off itu pun menjatuhkan harga Ethereum, Solana, BNB Binance dan Cardano. Hal ini juga menunjukkan kerentanan pada altcoin yang tampaknya masih mengekor pada BTC.

Meski, sebagian besar aset kripto utama kini telah bangkit kembali.

“Pangsa altcoin terlihat agak meningkat menurut standar historis. Menurut kami itu lebih cenderung menjadi cerminan ‘mania’ investor ritel daripada cerminan tren naik struktural,” kata analis JPMorgan, menyimpulkan.

Momentum Cardano 

Setelah Solana mendominasi pasar altcoin selama seminggu terakhir, selanjutnya Cardano lah diperkirakan kembali terbentuk pada pekan depan.

Hal itu juga ditengarai karena ekspektasi yang meningkat menjelang upgrade-nya yang direncanakan akhir pekan ini.

“Ruang altcoin hanya menuju satu arah dengan ADA sebagai salah satu aset berkinerja terbaik,” ujar Lukas Enzersdorfer-Konrad, Chief Product Officer di Bitpanda.

Selain itu, ia menuturkan, fitur Alonzo Cardano dan kedatangan kontrak pintar-nya bakal mendorong harga naik lebih tinggi.

“Cardano sekarang adalah kripto terbesar ketiga di dunia di belakang Bitcoin dan Ethereum,” ungkap Nigel Green, Kepala Eksekutif Kelompok Penasihat Keuangan deVere.

Selanjutnya, dia menyebut, menunjuk pada reli harga Cardano sebesar 1,668 persen sejak Januari, maka itu merupakan momentum terbaik Cardano.

“Momentum yang mengesankan ini harus diatur agar mendapatkan langkah progresif menuju akhir tahun. Saya yakin kita mengharapkan Cardano mencapai harga tertinggi sepanjang masa baru, mencapai lebih dari US$4 pada akhir 2021,” sebutnya. [ba]

Busrah Ardanshttps://www.hariankripto.id/
Aset kripto adalah aset masa depan, khususnya bagi generasi Milenial dan generasi Y dan kelak untuk generasi Alpha. Nuansa kebebasan adalah unsur utama di aset kripto.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }