Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

JPMorgan: Harga Bitcoin Memprihatinkan

Managing Director JPMorgan Nikolaos Panigirtzoglou mengatakan harga Bitcoin (BTC) saat ini kian memprihatinkan. Aksi jual semakin tinggi?

Pernyataan itu disampaikan bank raksasa asal AS itu dalam satu laporan khusus yang dilansir oleh Bloomberg, Rabu malam (21 April 2021).

“Jika Bitcoin tak sanggup menembus kembali lebih dari US$60 ribu, makan ia akan kehilangan momentum dan terus terkoreksi,” katanya.

Panigirtzoglou bersandar pada fakta, bahwa selama beberapa hari terakhir, pasar berjangka Bitcoin mengalami likuidasi tajam, serupa dengan Februari dan Januari 2021 lalu dan akhir November tahun lalu,” sebutnya.

Secara teknikal, harga Bitcoin memang terus merosot sejak mencetak rekor terbaru pada beberapa hari lalu di level US$63.500 per BTC.

Berdasarkan data digitalik.net, yang dilansir kemarin, Bitcoin berpotensi terus merosot hingga US$41 ribu per BTC pada akhir Mei 2021 mendatang.

Prediksi itu berdasarkan data dari Digitalik.net yang menggunakan variabel harga rata-rata terkini. Data diperbarui setiap 15 menit, menggunakan model Stock-to-Flow (StF) Bitcoin rancangan PlanB.

Berdasarkan grafik itu, harga Bitcoin bisa menyentuh US$35.300 per BTC pada 23 Mei 2021 dari harga sebelumnya US$54.800 per BTC. Artinya potensi koreksi mencapai 35 persen! [nic]

Protected with blockchain timestamps

Nicholas Nararyahttps://www.hariankripto.id
Menulis adalah kegairahan tersendiri, apalagi soal aset kripto sebagai kelas aset baru yang memukau. Sulit menolak untuk menjadi bagian dari sejarah luar biasa ini.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }