Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Ini Teknologi Blockchain Pilihan Investor

Generasi baru teknologi blockchain semakin menarik, karena fungsi-fungsinya yang semakin beragam. Tidak seperti blockchain generasi pertama, yakni Bitcoin, blockchain generasi baru terus berkembang.

Blockchain generasi baru tetap mempertahankan fungsi lama sebagai tempat sistem transfer uang elektronik baru yang terenkripsi, pencipta jenis uang baru hingga menjadi alat tukar.

Para inovator blockchain terus mempercanggihnya dengan menambahkan kegunaannya. Seperti ‘lapak’ untuk bermain game online, hingga medium jaringan untuk memiliki ‘saham’ di perusahaan-perusahaan besar di dunia.

Sebagai contoh, jika Anda ingin menjadi salah satu pemilik klub sepak bola, Anda cukup membeli tokennya di bursa-bursa besar dunia semacam Binance, Etoro, hingga Socios.

Selain menikmati keuntungan dari naik turunnya harga token, anda juga bisa berpartisipasi dalam voting menentukan keputusan strategis tim.

4 Kandidat Penguasa Blockchain Dunia

Awal Juni ini, Benziga meliris hasil jajak pendapat terkait blockchain masa depan. Media kripto internasional ini melemparkan dua pertanyaan singkat.

Pertama, teknologi blockchain apakah yang akan dipakai sebagai blockchain standar global di masa yang akan datang?

Dan, sebesar apakah faktor desentralisasi, skalabilitas, dan ekosistem blockchain mempengaruhi keputusan investasi Anda? Jajak pendapat ini memperoleh respon lebih dari 100 investor kripto.

Ratusan investor itu mengerucutkan jawabannya pada 4 blockchain yang saat ini sedang tumbuh cepat, yakni Ethereum, Cardano, Binance Smart Chain dan Polkadot.

Jawaban lain lain tidak tersedia karena pemilihnya kurang dari 2 persen.

Ethereum Memimpin

Terkait Blockchain masa depan, sebanyak 56,7 persen para investor menjatuhkan pilihannya pada Ethereum. 20,6 persen pada  Cardano, 8,2 persen pada Binance Smart Chain, serta 2,1 persen memilih Polkadot.

Terkait faktor faktor yang menentukan pilihan investor, jajak pendapat itu menunjukkan bahwa 100 persen mereka sepakat skalabilitas sebagai faktor penentu.

Artinya investor sangat peduli dengan biaya transaksi dan kecepatan proses transaksi.

Faktor ekosistem blockchain menjadi penentu kedua bagi investor.

Sebanyak 60 persen investor ingin melakukan investasi pada blockchain dengan fitur yang lebih beragam.

Misalnya smart contract, fitur peminjaman, dan berbagai aplikasi desentralistik lainnya.

Faktor desentralisasi blockchain penting bagi sekitar 25 persen investor.

Artinya, ternyata investor tidak terlalu memusingkan apakah suatu blockchain cukup desentralistik atau tidak.

Ini memberi angin segar bagi blockchain seperti XRP yang memang dari awal sudah mengumumkan keseluruhan unit sudah terproduksi dan terbagi layaknya perusahaan pemilik saham konvensional. [ps]

Protected with blockchain timestamps

Panda Siagianhttps://www.hariankripto.id/
Menekuni dunia blockchain dan kripto sejak 2017. Tertarik mendorong penggunaan bockchain untuk demokrasi, kemanusiaan dan lingkungan hidup. Bisa dihubungi melalui email: harian.kripto.id@gmail.com

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }