Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Ini Alasan Legenda NBA O’Neal Tolak Investasi Kripto

Fenomena atlet profesional yang berinvestasi di dunia kripto terus menerus melonjak signifikan. Rata-rata mereka merupakan pebasket dan atlet kelas atas, seperti, Stephen Curry, Pelari Saquon Barkley hingga Tom Brady sang juara Super Bowl.

Tapi tidak dengan mantan bintang LA Lakers, O’Neal. Sejak pensiun dari NBA pada 2011, pria bernama lengkap Shaquille O’Neal ini sudah mengumpulkan kekayaan bersih senilai lebih dari US$400 juta.

O’Neal Hindari Kripto

Dengan jumlah kekayaan besar itu, nyatanya, berdasarkan laporan Basketball Hall of Famer, O’Neal menghindari investasi yang kini popular yakni kripto.

“Saya tidak mengerti, jadi saya mungkin akan menjauhinya sampai mendapatkan pemahaman penuh tentang kripto ini,” kata O’Neal, mengutip dari CNBC, Senin (13/9/2021).

Ia bilang, dirinya tidak serta merta menerima tawaran itu. “Saya juga berhati-hati terhadap semua kisah sukses yang dilihat seputar mata uang digital,” ucapnya.

“Setiap kali seseorang memberi tahu saya tentang kisah hebat itu, saya menyukainya. Tapi dari pengalaman saya, itu terlalu bagus untuk menjadi kenyataan,” katanya.

Padahal, dalam beberapa bulan terakhir, banyak atlet profesional yang sudah memulai perjalanan baru mereka dengan kripto.

Di antaranya, juara Super Bowl tujuh kali Tom Brady dan Pelari Saquon Barkley New York Giants hingga juara NBA tiga kali Stephen Curry.

Pernah Ditawar US$900.000 tapi Khawatir Scam

Juli lalu, O’Neal mengatakan kepada Front Office Sports bahwa dia sering didekati oleh perusahaan kripto untuk menjalani kemitraan dan promosi.

“Saya selalu ditawarkan perusahaan-perusahaan ini yang mengatakan, ‘Hei, kami akan memberi Anda US$900.000 dalam kripto untuk mencuit tweet.’ Jadi saya harus mengatakan, ‘Oke, jika Anda akan memberi saya kripto senilai satu juta dolar, lalu mengapa Anda membutuhkan saya?’,” tanyanya.

Pemain All-Star 15 kali itu juga mengatakan beberapa temannya pernah terjebak dalam penipuan kecil (scam) seperti itu. Hal itu membuatnya mempertimbangkan kembali konsep tersebut.

Senada, rekan Hall of Famer Basket Charles Barkley setuju dengan O’Neal. Barkley mengatakan kepada CNBC Make It bulan lalu bahwa penasihatnya tidak percaya pada kripto.

“Saya punya beberapa orang keuangan. Salah satu dari mereka berkata Anda harus memecat saya di tempat jika mengizinkan mengakses kripto,” kata Barkley.

Banyak pakar keuangan memperingatkan investor bahwa volatilitas pasar kripto begitu tinggi. Jadi investasi di sana hanya untuk uang yang dianggap tidak masalah jika kehilangan.

Milyarder lainnya, Ray Dalio mengatakan bahwa dia telah menginvestasikan dengan jumlah yang sangat kecil uang dalam bentuk Bitcoin. Hal itu pun ditegaskannya murni untuk mendiversifikasi portofolionya.

Jika pun dipaksa untuk memilih antara Bitcoin dan aset fisik seperti Emas, dia akan memilih emas.

O’Neal menuturkan gaya investasinya cukup sederhana, yakni hanya berinvestasi pada aset yang dia yakini dapat mengubah kehidupan orang.

“Saya mendengar Jeff Bezos mengatakan suatu waktu dia berinvestasi berdasarkan apakah itu akan mengubah kehidupan orang. Begitu saya mulai melakukan strategi itu, saya pikir saya mendapatkannya empat kali lipat,” tuturnya.

Bintang Super Bowl Optimis pada Kripto

Meski begitu, masih banyak atlet dan investor optimis pada mata uang digital ini.

Seperti Tom Brady, Mei lalu, yang mengatakan kepada Coindesk bahwa dia percaya pada kripto, meskipun dia menolak mengungkapkan detail spesifik berapa aset kripto yang diinvestasikan.

“Cara kami membayar barang-barang sekarang sangat berbeda dari cara kami membayar barang-barang saat saya masih kecil,” kata Brady.

“Pada akhirnya, ini adalah transaksi, bukan lagi menukar uang dolar, melainkan meneruskan teknologi,” lanjut pemegang 7 titel juara NFL ini.

Menurutnya, dunia sedang berubah. Perubahan itu pun terjadi secara konstan.

“Anda bisa berada di depan atau di belakangnya dan saya memilih untuk menjadi yang terdepan. Sebagai seseorang yang ingin menjadi yang terdepan, saya akan membantu menciptakan tren dan mengadopsinya serta menyadari ke sinilah arah dunia,” ujar Brady.

Tak hanya itu, Tom juga merubah foto profil media sosial menggunakan mata laser. Mata laser diidentikkan dengan orang-orang yang menunjukkan dukungan terhadap Bitcoin. [ba]

Busrah Ardanshttps://www.hariankripto.id/
Aset kripto adalah aset masa depan, khususnya bagi generasi Milenial dan generasi Y dan kelak untuk generasi Alpha. Nuansa kebebasan adalah unsur utama di aset kripto.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }