Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Hashrate Tambang Bitcoin Melorot Lebih 49 Persen, Ini Penyebabnya!

Ketika artikel disusun, hashrate tambang Bitcoin (BTC) melorot lebih dari 49 persen setelah menyentuh angka tertinggi sepanjang masa (ATH). Harga BTC juga ambruk tak tertolong.

Data menunjukkan pada 15 April 2021, hashrate BTC naik ke 218 exahash per detik (EH/s).

Setelah titik itu, hashrate mulai berputar ke bawah. Ketika hashrate mulai turun, dari Tiongkok tersiar kabar bahwa terjadi pemadaman listrik berskala besar di sana.

Maklumlah, hash rate terbesar tambang Bitcoin berada di negeri itu, mencapai 65 persen hash rate global.

Hashrate Bitcoin mining pool anjlok dalam 24 jam. Antpool turun 24,5 persen, Btc.com turun 18,9 persen, Poolin turun 33 persen dan Binance pool turun 20 persen,” cuit Colin Wu, jurnalis asal Tiongkok.

 

Mitra pendiri di Primitive Crypto, Dovey Wan juga menyinggung soal pemadaman pada hari berikutnya.

“Xinjiang menghadapi pemadaman listrik besar-besaran karena ledakan tambang batu bara,” kata Wan.

“Hashrate Bitcoin turun hampir 30 persen secara instan.  Diharapkan pulih dalam seminggu atau lebih. Semua data center juga ditutup,” tambahnya, dilansir dari Bitcoin.com.

Kata Wan melanjutkan Xinjiang dan Sichuan digabungkan bersama memiliki lebih dari 50 persen dari keseluruhan hashrate Bitcoin secara global.

Dia berharap hashrate akan naik agar jaringan Bitcoin tetap aman.

Salah seorang pendiri Coinmetrics.io, Nic Carter juga men-cuit tentang situasi di Tiongkok dan penurunan hashrate itu.

Hash rate tambang Bitcoin di Xinjiang turun. Ini masih terbilang biasa,” katanya.

Harga Juga Ambruk

Hashrate tambang Bitcoin yang turun juga diikuti oleh ambruknya harga Bitcoin secara global.

Pada Sabtu (17/4/2021) harga Bitcoin turun ke US$51.541 dan kembali terkoreksi selama Minggu (18/4/2021).

Prediksi harga Bitcoin yang terus terkoreksi hingga 23 Mei 2021 di kisaran Rp500 jutaan.

Hari ini, 20 April 2021, harga aset kripto itu US$56.142 (Rp813 juta). BTC diramalkan akan terus melorot hingga US$41 ribu (Rp500 juta), berdasarkan data dari Digitalik.net dan indikator Squeeze Momentum. [rip]

Protected with blockchain timestamps

Ridho Riyadhhttps://www.hariankripto.id/
Setiap langkah kecil menulis tentang aset kripto adalah langkah besar untuk masa depan keuangan dunia. Jangan kita lapuk demi fiat money yang sudah lapuk dan tergerus.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }