Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Harga Melemah, MicroStrategy Serok 5.050 BTC Lagi Seharga US$240 Juta

Pengeluaran terhadap Bitcoin sejak Q3 (kuartal III) perusahaan ini pun kini mencapai hampir US$420 juta atau sekitar Rp5,8 triliun. Hal ini diketahui setelah MicroStrategy kembali mengakuisisi BTC kemarin.

CEO MicroStrategy Umumkan Pembelian 5.050 BTC

Perusahaan bisnis software terbesar, MicroStrategy, kembali meningkatkan kepemilikan BTC-nya dengan membeli koin nomor satu dunia itu pada awal pekan ini, sebagaimana dilansir dari Cointelegraph, Selasa (14/9/2021).

CEO MicroStrategy, Michael Saylor sendiri yang mengumumkan langsung pembelian 5.050 BTC itu dengan harga sekitar US$242,9 juta atau sekitar Rp3,3 triliun dengan rata-rata harga per koin US$48.099.

Dalam pengajuan Formulir 8-K dengan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC AS) yang diterbitkan Senin, MicroStrategy menyatakan bahwa mereka telah menambahkan 8.957 BTC ke perbendaharaan Bitcoin perusahaannya pada Q3, 2021.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh Cointelegraph, MicroStrategy belum lama ini membeli 3.907 BTC dengan biaya sekitar US$177 juta pada 1 Juli dan 23 Agustus.

Setelah akuisisi Bitcoin terbaru ini, perusahaan ini memiliki sekitar 114.042 BTC yang diperoleh dengan biaya agregat pembelian US$3,16 milyar.

Mengingat harga spot BTC saat ini, kepemilikan Bitcoin perusahaan pun diprediksi bernilai lebih dari US$5 milyar. Wow!

Kuatkan Posisi sebagai Pemegang BTC

Menurut dokumen Form 8-K, biaya Bitcoin MicroStrategy turun menjadi sekitar US$27.713 per BTC, termasuk biaya dan berbagai pengeluarannya.

Pembelian 5.050 BTC tambahan tampaknya merupakan indikasi lain dari niat perusahaan untuk memperluas posisinya sebagai pemegang BTC.

Meskipun tercatat mengalami kerugian pada investasi Bitcoin di Q2, MicroStrategy justru kukuh bahwa selera Bitcoinnya tetap tidak terpengaruh.

Sejak mengumumkan pembelian BTC perdananya pada Agustus 2020, perusahaan tersebut telah membeli lebih banyak Bitcoin dan menjadi korporat pemegang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar di antara perusahaan publik di Amerika Serikat.

Saylor sendiri juga menjadi pendukung Bitcoin terkemuka, secara teratur ia mendorong perusahaan AS lainnya untuk menambahkan BTC ke neraca perdagangan mereka.

Pengumuman pembelian mereka datang di tengah penurunan harga Bitcoin, dengan turun hampir 3 persen dalam periode perdagangan 24 jam terakhir.

Total kapitalisasi pasar kripto pun turun lebih dari 4 persen karena harga yang tergelincir.

Sebelumnya, pada Agustus kemarin, perusahaan juga telah menyerok Bitcoin setara Rp2,5 triliun. Dan pada Juni lalu, MicroStrategy juga melakukan pembelian BTC setara Rp7 triliun.

Tampaknya, ini adalah bentuk dukungan sekaligus kepercayaan diri tinggi dari MicroStrategy terhadap masa depan Bitcoin. Meski pasar saat ini sedang turun, namun bagi Saylor mungkin ini hanya sekadar koreksi saja. [ba]

Busrah Ardanshttps://www.hariankripto.id/
Aset kripto adalah aset masa depan, khususnya bagi generasi Milenial dan generasi Y dan kelak untuk generasi Alpha. Nuansa kebebasan adalah unsur utama di aset kripto.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }