Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Harga Litecoin Naik 21 Persen, Pepet Solana dan Polkadot

Litecoin (LTC) nampaknya menuai keberhasilan dalam sepekan belakangan.

Minggu yang sangat positif ini telah mencatatkan keuntungannya di posisi lebih dari 21 persen dalam tujuh hari terakhir.

Situasi ini merupakan kenaikan harga terbesar ketiga setelah Solana (SOL) dan Polkadot (DOT). LTC juga, rupanya melampaui Bitcoin Cash (BCH), Chainlink (LINK) dan LUNA (LUNA).

Namun yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah, seberapa jauh Litecoin melangkah?

Seberapa Jauh Litecoin Menanjak?

Litecoin ialah salah satu kripto tertua dan terbesar di pasar kripto. Dengan membukukan keuntungan selama tujuh hari ini harganya naik menjadi US$212. Belum tertahan, ia bisa terus tumbuh dalam beberapa minggu mendatang selama pasar bullish terus berlanjut.

Perlu disebutkan juga bahwa Litecoin mewakili hampir 0,60 persen dari total valuasi pasar kripto. Walaupun, sebelumnya dinilai lebih tinggi.

Dengan cara ini, Litecoin hampir turun 50 persen dari rekor tertinggi sepanjang masa beberapa bulan yang lalu.

Pada saat penulisan saja, Litecoin memiliki harga lebih dari US$212 dengan kapitalisasi pasar sebesar US$14,1 miliar.

Dia hanya berjarak US$900 juta dari pesaing terdekatnya Uniswap (UNI) yang kini mendapat dampak dalam 24 jam terakhir perihal berita penyelidikan SEC AS terhadap pendirinya, sebagaimana dilansir dari Usethebotcoin, Minggu (5/9/2021).

Masuk Periode 10 Besar Terlama

Sementara itu, Litecoin juga dapat menunjukkan bahwa ia siap untuk terus bergerak lebih tinggi dan mencapai posisi ke-11 di pasar kripto.

Apalagi, rekor sebelumnya yang menjadi catatan adalah Litecoin merupakan salah satu kripto yang berada di antara 10 teratas pada salah satu periode waktu terlama setelah Bitcoin (BTC).

Bitcoin sebagai gantinya, telah bergerak lebih tinggi dari US$30.000 menjadi lebih dari US$50.000.

Hal ini pula menunjukkan bahwa BTC hanya turun 21 persen dari level tertinggi sepanjang masa dibandingkan dengan Litecoin yang hampir turun 50 persen selama periode yang sama.

Pada masa depan, Litecoin dipastikan terus berkembang. Kendati koin berlambangkan L ini telah menerima banyak kritik.

Ketika mendekati puncak pasar bullish pada tahun 2017, pendiri mata uang digitalini mengumumkan bahwa dia menjual sebagian besar kepemilikan LTC-nya untuk mendorong desentralisasi.

Ditambah lagi, pengembang LTC telah bekerja selama beberapa tahun ini untuk menerapkan fitur privasi LTC.

Namun, dalam kabar terbaru hampir tidak ada kemajuan dalam hal ini.

Dengan demikian, beberapa pemegang lebih suka menjual LTC mereka dan tetap berada di sela-sela dengan mata uang digital yang jauh lebih menguntungkan seperti Cardano (ADA), Solana (SOL) atau Polkadot (DOT), yang melonjak dalam beberapa bulan dan tahun terakhir. [ba]

Busrah Ardanshttps://www.hariankripto.id/
Aset kripto adalah aset masa depan, khususnya bagi generasi Milenial dan generasi Y dan kelak untuk generasi Alpha. Nuansa kebebasan adalah unsur utama di aset kripto.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }