Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Harga ETH Melonjak Lagi, Inilah Sebabnya!

Setelah hiruk pikuk Bitcoin dan BNB yang membisingkan telinga selama bulan Maret hingga awal April, kini, Ether (ETH), uang digital dengan market cap terbesar kedua global ini mulai terbangun dari tidur panjangnya.

Aset ciptaan Vitalik Buterin tahun 2013 yang lalu ini memang terkenal tenang dan kalem, namun memberikan kepastian dalam jangka panjang.

Harganya secara relatif tidak mengalami gejolak sepanjang masa.

Di awal tahun, harga ETH sebesar 10 juta rupiah per koin. Pada saat artikel ini ditulis, harganya mencapai 37 juta rupiah, atau meningkat rerata sebesar 110 persen per bulan, atau sebesar 330 persen lebih secara kumulatif.

Uniknya, ATH (all time high) terjadi berturut turut selama 3 hari pada minggu kedua April. Dalam berbagai prediksi, diperkirakan harga Eth akan terus meningkat tahun ini hingga mencapai 60 juta Rupiah. Apa yang membangunkan singa tidur ini?

Tidak seperti blockhain Bitcoin yang hanya memiliki keunggulan sistem catatan keuangan saja, Ethereum rajin melakukan revisi teknologi dan memiliki berbagai macam fitur yang bisa dipakai oleh berbagai developer blockchain lainnya.

Ruang buat berbagai aplikasi lain untuk menumpang di sistem blockchainnya inilah membuat ‘lapak’ ethereum menjadi sangat ramai dengan token, kripto, game online, termasuk NFT yang sedang digandrungi utamanya para seniman digital.

Developers yang membangun DAPPs yang beroperasi aktif diatas blockchain Ethereum juga dianggap sebagai pemicu.

Dari lebih dari 3.000 platforms yang ada di atas Ethereum, hingga saat ini DAPPs aktif diatasnya sudah mencapai 2,325 platform, bandingkan dengan Oktober 2017, yang hanya 738 platform saja.

Sebagaimana dilaporkan Electric Capital, sebuah perusahaan yang berfokus pada monitoring uang kripto dan blockchain.

Sebagai contoh, beberapa uang digital populer yang berada di atas ethereum adalah Uniswap, Chainlink, Wbtc, Sushiswap, Compound, dan Aave.

Platform lainnya seperti Decentraland, online game yang populer dan Livepeer, streaming video populer.

Akhir-akhir ini VISA, jaringan transaksi keuangan terbesar di dunia, memakai blockchain ethereum sebagai basis ekspansi digitalnya.

Revisi teknologi memungkinkan penghematan energi, percepatan akses dan transaksi, termasuk pengurangan biaya–gas fee-yang diperlukan untuk menjalankan program di atas ethereum.

Proses upgrade teknologi ini dimulai akhir tahun 2020 dan terus dilakukan hingga saat ini.

Revisi teknologi Ethereum tanggal 14 April 2021 lalu yang disebut dengan ‘Berlin hard fork’ menjadi pemicu utama kebangkitan Eth bulan ini.  

Rumor di minggu pertama April terkait revisi Berlin memicu kebangkitan Eth yang berlangsung, hingga pasca revisi sampai tulisan ini dibuat.

Seperti dilaporkan oleh Coindesk.com, revisi ini akan mengurangi biaya transaksi, memastikan transaksi lama kompatibel dengan transaksi berikutnya, mengurangi penggunaan energi listrik, dan transaksi yang lebih sederhana.

Revisi Ethereum akan terus berlangsung yang kembali diumumkan pada bulan Juli dengan host kota London, Inggris. [SS]

Protected with blockchain timestamps

Panda Siagianhttps://www.hariankripto.id/
Menekuni dunia blockchain dan kripto sejak 2017. Tertarik mendorong penggunaan bockchain untuk demokrasi, kemanusiaan dan lingkungan hidup. Bisa dihubungi melalui email: harian.kripto.id@gmail.com

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }