Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Harga Bitcoin Bakal Turun Lagi, Sebut JPMorgan

Harga Bitcoin (BTC) bakal turun lagi, sebut JPMorgan, di kisaran US$36-24 ribu. Argumen itu berdasarkan rasio volalitas kripto itu terhadap harga emas dan permintaan yang melemah.

Menurut JPMorgan koreksi itu akan terus terjadi dalam jangka pendek, menyusul harga Bitcoin pada Mei adalah yang terburuk selama 10 tahun terakhir.

Jikalau berpatokan pada rekor tertinggi pada medio April 2021 lalu, harga Bitcoin sempat luruh 50 persen dan terus berjuang masuk ke wilayah di atas US$42 ribu.

“Permintaan institusional yang melemah kemungkinan akan menyeret harga Bitcoin di bawah US$30.000,” kata Nikolaos Panigirtzoglou dari JPMorgan, dilansir dari Cointelegraph, Selasa (1/6/2021).

Kemudian, berdasarkan nisbah volatilitas Bitcoin terhadap emas, Panigirtzoglou memprakirakan harga Bitcoin akan terus diperdagangkan antara US$24.000 dan US$36.000 dalam jangka menengah.

“Nilai wajar untuk Bitcoin berdasarkan rasio volatilitas Bitcoin terhadap emas sekitar x4 akan menjadi 1/4 dari US$145 ribu atau US$36 ribu. Nilai wajar Bitcoin berdasarkan rasio volatilitas saat ini dari Bitcoin terhadap emas sekitar x6 akan menjadi 1/6 dari US$145k atau US$24 ribu. Dengan demikian, kami melihat kisaran nilai wajar US$24 ribu hingga US$36 ribu dalam jangka menengah,” sebutnya.

Itu juga bermakna, bahwa JPMorgan masih melihat harga Bitcoin US$145 ribu sebagai “target teoritis” jangka panjang.

“Itupun dengan asumsi adanya konvergensi volatilitas Bitcoin dengan emas dan penyamaan alokasi Bitcoin dengan emas dalam portofolio investor,” sebutnya.

Panigirtzoglou mencatat bahwa investor institusional tampak enggan untuk membeli Bitcoin dalam jumlah banyak, kendati koreksi sangat besar mulai 19 Mei 2021 lalu.

“Kami mencatat bahwa peningkatan volatilitas, terutama relatif terhadap emas, merupakan hambatan untuk adopsi institusional lebih lanjut, karena mengurangi daya tarik.

JPMorgan sebelumnya menyarankan bahwa investor institusi besar menjual Bitcoin untuk membeli emas.

Senada dengan itu, analisis terkemuka, Peter Brandt menyoal kemungkinan akan melambung dalam waktu dekat.

Ketika artikel ini disusun, harga Bitcoin diperdagangkan sekitar US$36.638, turun sekitar 1 persen selama 24 jam terakhir, menurut data dari CoinGecko.

Bitcoin telah kehilangan sekitar nilai 37 persen selama 30 hari terakhir, tetapi masih naik 286 persen selama setahun terakhir. [nic]

Protected with blockchain timestamps

Nicholas Nararyahttps://www.hariankripto.id
Menulis adalah kegairahan tersendiri, apalagi soal aset kripto sebagai kelas aset baru yang memukau. Sulit menolak untuk menjadi bagian dari sejarah luar biasa ini.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }