Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Hakim Kabulkan Permintaan Ripple Labs soal Dokumen Penting SEC

Perseteruan antara Ripple Labs, perusahaan di belakang kripto XRP, dan SEC AS telah kembali memberikan perkembangan yang patut diamati, di mana permintaan terbaru Ripple dikabarkan telah dikabulkan oleh hakim.

Hakim Kabulkan Permintaan RippleĀ 

Berdasarkan laporan dari u.today, Permintaan Ripple untuk mendapatkan dokumen seputar kebijakan perdagangan internal dari Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS telah dikabulkan oleh Hakim Sarah Netburn.

Permintaan tersebut telah memenuhi “standar rendah untuk relevansi”, sehingga pengadilan memilih untuk mengabulkannya.

Namun, pihak SEC berpendapat bahwa kebijakan perdagangan internal karyawannya itu “tidak relevan.”

Menanggapi itu, Ripple mengklaim bahwa penting untuk melihat perbedaan yang dibuat oleh pengawas peraturan antara XRP dan aset digital lainnya sehingga bisa ditemukan ada tidaknya kejanggalan disitu.

“Perlakuan SEC terhadap perdagangan aset digital, termasuk perbedaan apa pun yang ditariknya antara XRP dan aset digital lainnya, secara langsung relevan untuk menunjukkan perspektif SEC sendiri tentang aset digital, yang relevan baik dengan aplikasi pengujian Howey dan pemberitahuan untuk pertahanan wajar dari Ripple,” kata hakim Sarah, dilansir dari u.today, Rabu (23/6/2021).

SEC Terus Menolak

Bukan hanya itu, SEC juga menolak untuk menyerahkan komunikasi internalnya terkait Bitcoin, Ethereum, dan XRP, yang telah terbukti menjadi salah satu sengketa penemuan paling krusial dalam kasus tersebut.

Sekadar informasi, permintaan dokumen ini berawal dari saat pengacara Ripple yang berpikir bahwa komisi tersebut sudah berprasangka buruk terhadap XRP dan bukti prasangka dapat membantu Ripple memenangkan kasus yang sudah berlarut-larut ini.

Ulah SEC ini pun akhirnya memicu tuduhan ketidakpatuhan dari para terdakwa mengingat pengadilan telah mengeluarkan dua perintah untuk menyerahkan dokumen-dokumen yang diminta untuk kelancaran persidangan.

Sekadar informasi, sejak akhir tahun 2020, SEC telah menuduh bahwa Ripple Labs telah mengumpulkan lebih dari US$1,3 miliar dalam penjualan sekuritas tidak terdaftar yang didapat dari mata uang digital aslinya, XRP, yang tentu saja dibantah dengan keras oleh perusahaan.

Menariknya, para pendukung dan investor dari XRP tidaklah mundur sama sekali dalam mengamati perkembangan kasus dengan SEC ini, di mana harapan mereka jelas beralasan karena prospek dari Ripple itu sendiri sangatlah bagus dalam jangka panjang.

Melihat banyaknya adopsi dan kerjasama yang telah dibangun oleh perusahaan yang dipimpin oleh Brad Garlinghouse tersebut, tentu saja telah membuat mental para investornya menjadi sekuat baja! [st]

Protected with blockchain timestamps

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }