Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Gegara Tambang Bitcoin, Malaysia Merugi

Gegara tambang Bitcoin yang mencuri listrik, perusahaan listrik negara Malaysia akui mengalami kerugian. Berapa juta, Pak Cik?

“Sikap serakah ingin meraup untung dengan mudah melalui aktivitas penambangan Bitcoin Cs (aset kripto) tanpa harus membayar tagihan listrik, membuat Tenaga Nasional Berhad (TNB) harus menanggung kerugian jutaan ringgit selama tiga tahun terakhir,” dilansir dari SinarHarian, (23/4/2021) lalu.

Menurut Chief Distribution Network Officer TNB, Wan Nazmy Wan Mahmood, pencurian listrik akibat aktivitas ilegal itu meningkat lebih dari 300 persen dalam tiga tahun antara 2018 hingga 2020.

Tambang Bitcoin Peringkat ke-5 Dunia

Berdasarkan penelusuran HarianKripto.id, Malaysia memang tercatat sebagai wilayah dengan hash rate penambangan Bitcoin tertinggi di dunia.

Berdasarkan data dari Cambridge, Malaysia menempati posisi ke-5 penambangan Bitcoin sedunia, dengan porsi 4,33 persen.

Distribusi hash rate tambang Bitcoin secara global. Sumber: Cambridge.

Di atas Malaysia adalah Kazakhstan (6,17 persen). Di nomor wahid, Tiongkok masih merajai, mencapai 65,8 persen. Sedangkan posisi kedua ada Amerika Serikat (7,24 persen).

Curi Lagi

Pada 2018, 610 kasus pencurian listrik atau gangguan instalasi meteran terdeteksi, namun meningkat tajam menjadi 1.043 kasus pada 2019 dan 2.465 pada 2020.

Sejak November 2020 hingga 28 Februari saja, TNB bersama Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM) menggerebek 144 tempat tempat menambang kripto.

“Pencurian listrik besar-besaran ini terjadi karena keserakahan beberapa pihak untuk meraup untung. Tindakan mereka menyulitkan perusahana listrik untuk menyediakan pasokan yang stabil demi kenyamanan dan kebutuhan konsumen umum,” sebutnya.

Wan Nazmy Wan Mahmood menaambahkan, di Malaysia, TNB telah melacak pencurian listrik untuk aktivitas penambangan Bitcoin sejak 2018.

Jumlah kasus pencurian listrik semakin meningkat setiap tahun seiring dengan lonjakan harga aset itu.

Merusak Meteran

Menurut Wan Nazmy, modus yang dilakukan adalah dengan cara merusak instalasi meteran atau membuat sambungan ilegal.

“Pencurian itu menyebabkan pembacaan meteran listrik tidak menunjukkan konsumsi listrik yang sebenarnya. Dan lagi menyebabkan gangguan listrik karena kebutuhan listrik di daerah tersebut melebihi kebutuhan,” ujarnya. [nic]

Protected with blockchain timestamps

Nicholas Nararyahttps://www.hariankripto.id
Menulis adalah kegairahan tersendiri, apalagi soal aset kripto sebagai kelas aset baru yang memukau. Sulit menolak untuk menjadi bagian dari sejarah luar biasa ini.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }