Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Fidelity: Negara Pengadopsi Awal Bitcoin akan Diuntungkan

Dalam pandangan raksasa jasa keuangan AS, Fidelity, Bitcoin akan semakin dilirik dengan bertambahnya negara pengadopsi untuk tetap kompetitif di era yang semakin digital ini.

Seperti yang kita tahu, aset kripto, terutama Bitcoin, sudah mulai banyak diadopsi dalam bisnis dan layanan keuangan. Ini tentu akan menjadi sebuah “komoditas” tersendiri, di saat setiap negara mulai mengarahkan pandangannya ke aset berisiko tinggi.

Negara Pengadopsi Awal Bitcoin akan Unggul

Berdasarkan laporan riset terbaru yang meneliti dampak masa depan dari tren di 2021, Fidelity melihat bahwa akan ada banyak negara yang akan memiliki Bitcoin agar tidak tertinggal.

Gairah untuk memainkan aset berisiko tinggi akan membuat negara pengadopsi awal Bitcoin menjadi lebih unggul dibandingkan negara lain yang lebih lambat dari mereka.

Fidelity juga menilai bahwa, jika negara lain tidak percaya pada potensi investasi atau adopsi BTC, mereka akan dipaksa untuk mengakuisisi beberapa koin sebagai bentuk asuransi.

“..Biaya kecil dapat dibayarkan hari ini sebagai lindung nilai dibandingkan dengan biaya tahunan yang berpotensi jauh lebih besar di masa depan. Karena itu, kami tidak akan terkejut melihat negara-negara berdaulat lainnya akan memperoleh Bitcoin pada tahun 2022 dan bahkan mungkin melihat bank sentral melakukan akuisisi [BTC],” tambah laporan tersebut.

Selain itu, RUU infrastruktur AS yang disahkan pada bulan November dinilai akan membantu aset kripto memvalidasi diri mereka sebagai kelas aset yang sah.

Kejelasan aturan ini akan menjadi pembalik meja permainan karena tentu saja ini akan meningkatkan kepercayaan diri investor mau pun pengadopsi lainnya.

“Undang-undang tersebut tidak dijadwalkan untuk mulai berlaku sampai tahun 2024 dan sudah ada beberapa amandemen yang diusulkan, jadi waktu akan memberi tahu apa yang akan terjadi dengan undang-undang itu sendiri,” ungkap laporan tersebut.

Tetapi, yang terpenting di sini adalah, regulasi aset digital yang bertransformasi menjadi undang-undang adalah suatu hal yang luar biasa. Ini akan memantapkan posisi aset kripto di kancah keuangan global.

Meski saat ini harga mayoritas aset kripto, termasuk Bitcoin, sedang terkoreksi dalam, ini tetap tidak menghentikan prospek masa depannya yang masih terlihat cerah di mata para pengamat dan investor. Mari kita saksikan. [st]

Syofri Taka
Praktisi dunia Saham sepuluh tahun terakhir. Praktisi, pengamat, dan sekaligus penulis kripto sejak 2015

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT