Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Dua Bersaudara Afsel Ini Menghilang, Bitcoin Rp31 Triliun Terancam Melayang

Di tengah upaya pemulihan di pasar kripto yang sedang diharap-harapkan bangkit, hadir berita menggemparkan dari Afsel, di mana dua bersaudara pendiri perusahaan investasi di negara tersebut dinyatakan menghilang dan berpotensi melenyapkan Bitcoin senilai triliunan rupiah.

Perusahaan Investasi Bitcoin asal Afsel Menipu

Belum lama ini dikabarkan, dua bersaudara pendiri perusahaan investasi di Afrika Selatan (Afsel) bernama AfriCrypt, telah dinyatakan menghilang dan menipu semua klien mereka.

Kedua bersaudara tersebut bernama Ameer Cajee (17 tahun) dan Raees Cajee (20).

Saat itu, Ameer Cajee, yang menjabat sebagai Chief Operating Officer di Africrypt, memberi tahu klien bahwa perusahaan tersebut tengah terserang peretasan.

Ameer Cajee dan Raees Cajee, duo Pendiri Africrypt.

Juga, Ameer meminta para klien untuk tidak melaporkan kejadian itu kepada pengacara dan pihak berwenang dengan alasan itu akan memperlambat proses pemulihan dana yang hilang.

Kemudian, investor tampaknya diminta untuk menyetor dana melalui EFT langsung ke akun perbankan FNB lokal AfriCrypt dengan Ameer yang mengelola akun klien.

Tentu saja, pihak FNB membantah keras jika mereka memiliki hubungan dengan AfriCrypt, namun ini tetap masih dalam lingkup penyelidikan kasus.

Setelah perusahaan yang mengelola 69.000 BTC dana investor tersebut mengumumkan penyetoran dana ETF, kedua bersaudara ini telah diduga mentransfer dana gabungan yang diinvestasikan dari akun Afrika Selatan sebelum melarikan diri ke Inggris.

“Kami langsung curiga karena pengumuman itu meminta investor untuk tidak mengambil tindakan hukum.. [Selain itu] Karyawan dan investor Africrypt kehilangan akses ke platform back-end tujuh hari sebelum dugaan peretasan,” kata Pengacara Hanekom, dilansir dariĀ Bloomberg, Rabu (23/6/2021).

Mencoba untuk Tidak Terlacak

Menurut hasil investigasi, mereka telah menemukan dana gabungan Africrypt yang ditransfer dari akun Afrika Selatan dan dompet klien, serta koin campuran, bahkan dark web untuk membuatnya agar tidak terlacak.

Selain itu, Pengadilan Tinggi Selatan Gauteng, Afrika Selatan, dikabarkan telah memberikan perintah likuidasi sementara keapda dua bersaudara tersebut untuk mendukung sekitar 20 investor. Kedua bersaudara Afsel tersebut diberi waktu hingga 19 Juli 2021 untuk membatalkan likuidasi.

Hal ini akan kembali menjadi pelajaran untuk kita, bahwasanya kita perlu selalu menggunakan akal sehat dan meningkatkan kewaspadaan jika menjumpai tawaran-tawaran investasi terkait kripto yang mengiming-imingi kita pengembalian yang besar, dan terlalu muluk untuk menjadi kenyataan.

Tentunya, para penipu akan memainkan psikologis Anda, sehingga ketenangan dalam menghadapi berbagai tawaran investasi, terutama dari sosial media, adalah sebuah skillĀ yang harus kita kuasai. Tetap berhati-hati ya [st]

Protected with blockchain timestamps

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }