Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Didukung Kontrak Pintar, Kripto Cardano Cetak ATH Baru Lagi

Hadirnya Plutus di testnet kontrak pintar Cardano telah membawa sentimen positif untuk kriptonya, ADA, untuk mencetak level ATH baru.

Sekadar informasi, Plutus adalah bahasa kontrak pintar asli untuk Cardano. Dengan ini, pengguna yang tidak memiliki latar belakang teknis dapat membuat kontrak pintar dengan mudah.

Kripto Cardano Cetak ATH Baru 

Sejak semakin jelasnya tanggal perilisan pembaruan Alonzo, harga token ADA terus mengalami apresiasi nilai yang sangat luar biasa.

Level tertinggi sepanjang masa baru terus dicetak yang sepertinya belum akan berhenti karena minat kuat investor masih berada di sekitarnya.

Belum lama ini, Input Output (IOHK), perusahaan di balik Cardano, mengumumkan bahwa mereka telah menerapkan kemampuan kontrak pintar Plutus pada testnet protokol.

Pembaruan ini akan memungkinkan pengembang untuk mulai membangun aplikasi terdesentralisasi  (dApps) di lingkungan pengujian sebelum peluncuran kontrak pintar mainnet resmi pada protokol.

Alonzo saat ini dijadwalkan untuk diluncurkan pada tanggal 12 bulan ini.

Tak ayal, kapitalisasi pasar ADA pun melonjak hebat. Berdasarkan data CoinMarketCap pada saat penulisan, kapitalisasi pasar kripto ini sudah mencapai US$94,92 milyar dan mengukuhkan posisinya di tiga besar.

Minat kuat investor, proyek yang menjanjikan dan pengembang yang tepercaya membuat Cardano menyimpan potensi besar untuk terus mencetak ATH baru.

Kontrak Pintar Cardano 

Nantinya, Peluncuran terakhir dari kontrak pintar Cardano dapat memungkinkan pengembangan proyek DeFi dan NFT.

Dengan konsensus Proof-of-Stake (PoS) yang kompatibel dengan Ethereum, aplikasi terdesentralisasi di Ethereum dapat mentransfer kontrak pintar mereka ke Cardano dengan perubahan yang sangat minimal.

Namun, di tengah optimis pasar dan investor yang besar, tetap ada beberapa pandangan skeptis yang tertuju pada Cardano.

Salah satunya, Chief Investment Officer di Arcane Assets, Eric Wall, yang berpendapat bahwa peluncuran kontrak pintar tersebut dapat terbukti mengecewakan pengguna.

“Mengecewakan… dalam jenis hal yang dapat Anda bangun dengannya,” ujar Eric dalam tweet-nya, Kamis (2/9/2021).

Memang, meski digadang akan mampu menyaingi Ethereum, Cardano masih harus menghadapi beberapa proyek blockchain lain yang tak kalah hebat seperti Solana, Avalanche, dan lainnya.

Pertumbuhan ekosistem pesaing juga lebih besar dan terjadi dalam waktu yang singkat. Ini menandakan adanya minat yang juga tak kalah kuat dari para investor. [st]

 

 

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }