Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Diborong Whale, Token FTX (FTT) Geser Posisi Shiba Inu

Belum lama ini, token bursa kripto FTX (FTT), telah berhasil melampaui Shiba Inu (SHIB) sebagai token yang paling banyak dimiliki oleh para investor besar (whale) Ethereum menurut data dari WhaleStats.

Sekadar informasi, sebelumnya Shiba Inu adalah pemegang posisi puncak dalam minat whale Ethereum dalam kurun waktu yang cukup lama.

Dan saat posisi tersebut tergantikan, tentu saja ada perubahan sudut pandang yang terjadi di kalangan para whale yang patut diwaspadai.

Token FTX (FTT) Lengserkan Shiba Inu 

Menurut data WhaleStats dan tweet resminya, seorang investor whale telah memborong 29.000 token FTT, yang menyebabkan peralihan posisi puncak ini yang tentu mengagetkan banyak pengamat dan investor.

Tepatnya, investor tersebut telah membeli 29.790 FTT dengan merogoh kocek sebesar US$1.361.999, atau setara Rp19,5 milyar.

FTT FTX shiba inu

 

Transaksi besar tersebut membawa token FTX tersebut duduk di posisi puncak dari kepemilikan para whale Ethereum dengan persentase 15,96% dan telah menjatuhkan Shiba Inu ke persentase 13,46%.

Secara valuasi, FTX unggul lebih dari US$280 juta dari token meme tersebut, yang mengubah perspektif para investor.

Analisa Teknikal 

FTT FTX grafik

Secara teknikal, harga telah bergerak lebih tinggi dari level psikologis US$43, yang sebelumnya menjadi penghambat harga untuk bergerak lebih tinggi dalam tiap upaya pemulihan per pertengahan Desember 2021. Ini juga mendasari penurunan yang membentuk lower low baru pada token FTX ini.

Ini adalah lompatan pertama yang luar biasa dan patut menjadi dasar pertimbangan upaya bullish harian.

Namun, melihat indikator Stochastic, harga sudah berada di posisi overbought, yang artinya harga ada di posisi jenuh beli.

Untuk melihat skema kenaikan, kita akan mewaspadai beberapa aksi koreksi kecil untuk melihat Stochastic kembali ke kisaran netral (antar poin 40-50) sebelum mencoba menemukan pijakan baru untuk melanjutkan penguatan.

Tentu saja, seberapa kuat aksi jual yang dibentuk akan mempengaruhi prospek kelanjutan bullish yang perlu diamati dengan baik.

Saat ini, mayoritas pasar kripto sendiri masih dalam gelombang koreksi yang menyakitkan hati, sehingga tanda pemulihan masih menjadi prioritas utama sebelum berfikir untuk hal-hal seperti keberlanjutan reli utama. [st]

 

Syofri Taka
Praktisi dunia Saham sepuluh tahun terakhir. Praktisi, pengamat, dan sekaligus penulis kripto sejak 2015

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT