Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Dewan Tambang Bitcoin AS, Michael Saylor Dukung Elon

Terkait pembentuan dewan tambang Bitcoin di Amerika Serikat, Michael Saylor CEO MicroStrategy mendukung Elon Musk.

Elon Musk adalah penggagas dewan itu dan Saylor memfasilitasi pertemuan dengan sejumlah pengelola tambang Bitcoin yang berbasis di Amerika Utara.

Adapun kritik terhadap dewan itu adalah adanya upaya sentralisasi kekuasaan dari pihak-pihak tertentu terhadap industri tambang Bitcoin.

Padahal semangat awal Bitcoin adalah desentralisasi sepenuhnya sebagai sistem uang elektronik peer-to-peer.

Saylor menggambarkan dewan itu sebagai organisasi untuk membakukan pelaporan penggunaan energi listrik untuk tambang Bitcoin dan mengedukasi pasar soal seluk beluk Bitcoin itu sendiri.

Bahwa memang tambang Bitcoin di seluruh dunia masih menggunakan sumber energi tak terbarukan, seperti batubara.

Saat ini tambang Bitcoin global terkonsentasi di Tiongkok yang mencapai 65 persen. Sedangkan di AS hanya 7 persen.

Itu pula terkait dengan kegundahan Tesla beberapa waktu lalu, bahwa tambang Bitcoin tidak ramah lingkungan.

Itulah salah satu penyebab Tesla menangguhkan oropembelian mobilnya menggunakan Bitcoin.

Bagi Tesla itu tak selaras dengan semangat perusahaan yang membuat mobil tanpa bahan bakar minyak, walaupun Tesla sendiri doyan membeli Bitcoin sebagai bagian dari neraca keuangan mereka sejak Januari 2021.

tambang bitcoin

Saylor juga menyoroti soal konsep ESG (Environmental Social Governance) yang bisa tercapai lewat dewan itu.

ESG adalah strategi investasi dan pengelolaan yang berpusat di sekitar masalah lingkungan, sosial dan tata kelola.

Kritikus aset kripto pun dengan cepat meneriakkan kemunafikan Elon dan kawan-kawan soal dewan itu.

“Saylor dan para pengikutnya suka mengatakan bahwa Bitcoin adalah tentang desentralisasi, yaitu tidak ada badan pengelolaan terpusat, tidak ada kendali oligarki atas sistem. Bagaimana mengkonsolidasikan kekuatan atas masa depan ekosistem Bitcoin dengan misi itu?” sebut beberapa kritik di dunia maya, melansir Decrypt.com.

Elon Musk sendiri mengkritik Bitcoin karena terlalu terpusat di Tiongkok. Itu juga terkait mengutip sebuah insiden di mana satu kecelakaan di penambangan batu bara negeri itu, sehingga mengakibatkan terganggungnya pasokan Bitcoin yang baru.

Menurut Elon tambang aset kripto itu di Tiongkok menggunakan energi listrik tenaga batubara sekitar 30 persen.

Namun, Saylor sendiri tidak pernah berpendapat seperti itu sejak awal ia membeli Bitcoin pada tahun 2020. [rid]

Protected with blockchain timestamps

Ridho Riyadhhttps://www.hariankripto.id/
Setiap langkah kecil menulis tentang aset kripto adalah langkah besar untuk masa depan keuangan dunia. Jangan kita lapuk demi fiat money yang sudah lapuk dan tergerus.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }