Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Bull Trend Pasar Kripto, Akumulasi Jangan Berhenti

Kami memastikan bahwa saat ini kita mengalami bull trend sangat baik. Sehingga kami menyarankan melakukan akumulasi tanpa henti dan lakukan pembelian kuat.

Argumen ini berasaskan analisis kami sebelumnya menggunakan Moving Average 50 dan 200 yang telah membentuk Golden Cross (GC) di chart 4 jam, khususnya di Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH).

GC Bitcoin seperti ini muncul terakhir pada 5 Februari 2021 lalu di kisaran US$37.330-38.174. Setelah tanggal itu, seperti yang kita saksikan, mengantarkan BTC masuk ke rekor tertingginya, pada 14 April 2021 di kisaran US$64.800 atau setara dengan Rp900 jutaan.

Secara historis, jika BTC melaju terbang, maka akan diikuti oleh kripto lain. ETH misalnya telah terbentuk GC pada 27 Juli 2021 lalu di chart 4 jam, yang kemudian melejitkan harga ke US$3.185 pada 8 Agustus 2021 lalu.

Lonjakan luar biasa ini, setelah masuk ke support baik di kisaran US$1.1717 pada 20 Juli 2021 lalu.

GC sebelumnya terjadi pada 13 Maret 2021 silam yang meroket dari US$1.723 hingga US$4.371 pada 12 Mei 2021 sebagai rekor tertinggi sepanjang masa.

Berdasarkan data historis itu, kami memproyeksikkan kenaikan pesat berikutnya berkat GC terbaru pada 27 Juli 2021 itu, hingga 153 persen dalam 60 hari atau lebih.

Ini pun berpotensi ETH menembus rekor tertinggi itu dan menciptakan rekor tertinggi baru sepanjang masa.

Setelah terbentuk GC, secara fundamental, rampung pula upgrade blockchain Ethereum yang sudah menerapkan EIP-1559 yang mem-burn ETH yang dijadikan transaksi kripto.

Hal itu menekan laju pasokan ETH ke pasar, walaupun sejatinya tidak ada pasokan maksimal ETH setiap kali ditambang.

Selain itu, faktor makro ekonomi turut berpengaruh terhadap pasar kripto secara umum, sehingga selama sepekan sejumlah kripto berkapitalisasi besar menjadi hijau.

Di antaranya adalah ketidakpastian kebijakan kendali inflasi di Amerika Serikat, pasca meningkatkan tingkat inflasi AS pada beberapa bulan lalu.

Sejumlah pengamat bahkan meramalkan The Fed masih akan terus membeli obligasi sebagai upaya untuk menstabilkan ekonomi.

Pandemi COVID-19 juga masih belum reda. Akan semakin banyak varian virus yang akan tiba. Ini merembeskan asumsi ketidakpastian ekonomi yang masih akan terantuk-antuk.

Dalam hal ini nilai uang biasa yang diterbitkan negara, mungkin kalah bernilai dengan sektor swasta yang diperkuat pasar kripto.

Sejumlah bank-bank besar pun menautkan dirinya ke kripto, dengan menawarkan produk bernilai kripto, mulai dari berjenis trust hingga kontrak berjangka.

Dan paling ditunggu adalah diizinkan produk Bitcoin ETF yang bisa diperdagangkan di bursa efek. Ini akan mempercepat dan meningkatkan nilai arus modal yang masuk ke kripto. [red]

Protected with blockchain timestamps

Nicholas Nararyahttps://www.hariankripto.id
Menulis adalah kegairahan tersendiri, apalagi soal aset kripto sebagai kelas aset baru yang memukau. Sulit menolak untuk menjadi bagian dari sejarah luar biasa ini.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }