Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Bos Binance Cela Sikap “Munafik” Elon Musk

Penolakan Elon Musk atas bitcoin sebagai salah satu transaksi pembelian mobil, menuai beragam tanggapan. Teranyar, CEO Binance, Changpeng Zhao mencela sikap ‘ganda’ bos Tesla tersebut dengan dalih lingkungan.

“Bila Anda menggunakan listrik untuk menjalankan mobil, itu ramah lingkungan. Ketika Anda menggunakan listrik untuk menjalankan jaringan keuangan paling efisien di dunia, itu adalah masalah lingkungan,” cuit Zhao di Twitter, Kamis (3/6/2021), tanpa menyebut nama Elon secara eksplisit.

Pemimpin perusahaan pertukaran aset kripto itu patut kesal, sebab penolakan Tesla dan Elon Musk membuat harga uang kripto anjlok.

Sebelumnya, CEO Tesla Elon Musk mengatakan, pihaknya menolak bitcoin sebagai salah satu alat transaksi atas pembelian mobil.

Musk pun mengatakan, saat ini pihaknya juga tengah mencari mata uang kripto lain yang menggunakan 1 persen dari energi sesuai kebutuhan bitcoin per transaksi.

CNN melaporkan, harga bitcoin merosot 12 persen setelah tweet Musk tersebut. Harga bitcoin tertekan di kisaran 49.300 dollar AS per keping pada perdagangan kemarin. Harga aset kripto lain, seperti ethereum juga merosot hingga 14 persen, sedangkan dogecoin terperosok hingga mendekati 20 persen.

Berdasarkan analisis University of Cambridge, jaringan bitcoin menggunakan energi listrik lebih dari 121 terawatt-hours (TWh) setiap tahun, yang akan menempatkannya dalam daftar 30 konsumen listrik terbesar di seluruh dunia. Dalam perkiraan terkini, menggunakan energi hampir sama dengan seluruh negara Argentina, ungkap The Independent.

StopElon

Penolakan Elon Musk, malah melahirkan gerakan senada atas figur yang kerap mendapat julukan tokoh hero Iron Man tersebut. Yakni, StopElon. Dalam laporan Tom’s Guide (19/5), mata uang kripto ini hadir sebagai bentuk protes dengan tujuan akhir untuk mengambil kendali Tesla.

Belakangan ini StopElon tengah berada di puncak popularitasnya. Cryptocurrency ini berhasil telah tumbuh sebesar 1.800% hanya dalam 24 jam sebagai bagian dari serangan balik terhadap Elon.

Melalui situs web resmi StopElon, tercantum tujuan ambisius dari Crypto baru tersebut, yakni menciptakan nilai yang cukup untuk membeli saham Tesla, dengan rencana akhir untuk membeli kendali penuh atas perusahaan.

Laman resmi itu juga secara terbuka menyebut bahwa Elon sudah mengganggu pasar Cryptocurrency. “Elon Musk terkenal karena memanipulasi cryptocurrency secara tidak bertanggung jawab memasarkan dengan akun Twitter-nya.” tulis tim StopElon, Rabu (19/5).

StopElon telah muncul sebagai token yang dicetak di Binance Smart Chain, dan dalam 24 jam terakhir nilainya meningkat dari $ 0,0000019 menjadi $ 0,00003679. Mungkin nilainya hampir tidak ada, mengingat satu dolar AS dapat membeli 27.180 STOPELON.

Namun, bukan ukuran harga koin individu yang penting dalam hal investasi, seperti kasus para penggemar Dogecoin. Dengan kapitalisasi pasar di atas $ 17 juta setelah dua hari, StopElon sudah mulai mengakumulasi nilai yang lebih luas.

Total pasokan StopElon melihat 50% koin tersedia untuk dibeli dan 40% sudah dibakar dan dikeluarkan dari peredaran, dengan masing-masing 5% untuk dompet dan pemasaran pengembang. [ab]

Protected with blockchain timestamps

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }