Blockchain Solana Dikontrol oleh Alameda Research?

- Senin, 28 November 2022 | 05:27 WIB
Muncul spekulasi Blockchain Solana dalam kendali Alameda Research, sebagai salah satu investor terbesar blockchain tersebut. (standret)
Muncul spekulasi Blockchain Solana dalam kendali Alameda Research, sebagai salah satu investor terbesar blockchain tersebut. (standret)



HarianKripto.id - BitBoy, seorang influencer crypto telah merilis klaim kontroversial bahwa Solana Blockchain telah dikendalikan oleh Alameda Research. Bahkan menyebutkan Alameda Research memainkan peran dalam pemadaman Solana baru-baru ini.

Seiring ekosistem Solana Blockchain terus menghadapi pengawasan ketat atas dugaan keterlibatannya yang mendalam dengan FTX dan Alameda Research, berita FUD lebih lanjut telah memicu spekulasi dengan efek negatif.

Binance baru-baru ini mengumumkan akan menghapus perdagangan untuk token Serum, token yang dibuat diatas Solana Blockchain. Bencana FTX adalah katalis utama dari penurunan nilai yang sangat besar terhadap Solana yang mencapai lebih dari 50%. Kehancuran FTX memberikan efek domino, salah satunya adalah harga Solana.


Solana di tangan Alameda Research?

Tweet BitBoy baru-baru ini menimbulkan kontroversi melalui pernyataannya bahwa transaksi oleh Alameda Research diproses selama matinya blockchain Solana. Di tweetnya yang lain, dia bahkan dengan berani menyarankan pemegang Solana untuk keluar selagi mereka bisa.

Selain itu, BitBoy berspekulasi bahwa Alameda Research mencuci uang dan mendorong agar transaksi dilakukan selama penghentian blockchain Solana. Investasi besar FTX di Solana jelas merupakan penyebab utama penurunan valuasinya, kata BitBoy.

Spekulasi yang menghasut ini dibantah langsung oleh kepala komunikasi Solana, Austin Federa, yang menyebutkan bahwa Solana tidak beroperasi sesuai klaim BitBoy. Di tengah semua berita FUD seputar Solana yang dicutikan oleh BitBoy, harga Solana saat ini mengambang di sekitar $14.


Solana Ibarat Lampu, Kadang Hidup Kadang Padam

Di masa lalu, blockchain Solana menghadapi pemadaman jaringan karena kesalahan konfigurasi dalam satu node yang terjadi pada tanggal 1 Oktober tahun ini. Ini didahului juga oleh pemadaman lain yang dikaitkan dengan masalah struktur pendukung. Selama kedua pemadaman ini, semua transaksi dihentikan selama beberapa jam.

BitBoy baru-baru ini dilaporkan mengunjungi Bahama dengan maksud untuk menemukan Sam Bankman-Fried dan untuk melakukan diskusi tentang kejadian baru-baru ini yang melibatkan FTX. Diindikasikan BitBoy memang telah menemukan keberadaan pendiri FTX tersebut.

Editor: Tirta Ian

Tags

Terkini

Dampak Blockchain ke Pasar Forex

Rabu, 14 Desember 2022 | 17:35 WIB

“White Paper” Rupiah Digital Akan Diterbitkan

Rabu, 7 Desember 2022 | 23:48 WIB
X