Square Enix Manfaatkan Blockchain untuk Meningkatkan Pendapatan

- Jumat, 11 November 2022 | 03:43 WIB
Teknologi blockchain telah membuka mata Square Enix dalam pengembangan perusahaan mereka agar dapat meningkatan pendapatan. (liuzishan)
Teknologi blockchain telah membuka mata Square Enix dalam pengembangan perusahaan mereka agar dapat meningkatan pendapatan. (liuzishan)

HarianKripto.id - Square Enix semakin sadar akan pentingnya teknologi blockchain dalam kaitannya dengan strategi pertumbuhan perusahaan mereka.

Laporan keuangan terbaru Square Enix menunjukkan penurunan penjualan secara keseluruhan tetapi pada saat yang sama MMORPG Final Fantasy 14 terus menikmati keuntungan yang meningkat.

Fakta khusus ini telah menerangi fokus pada efek dan bagaimana memanfaatkan teknologi blockchain lebih lanjut dalam pengembangan game dari perusahaan Sqaure Enix.

Baca Juga: FIFA Pisah dari EA dan Kini Fokus ke Game Berbasis Blockchain


Ekspansi dan identifikasi peluang baru

Perusahaan berencana untuk memperluas pencarian mereka menemukan lebih banyak peluang baru untuk ekspansi. Ini termasuk domain baru dan memperkuat ekosistem IP-nya serta memperbaiki struktur bisnis mereka agar dapat beradaptasi dengan dunia digital yang terus berubah.

Domain yang baru dibuat ini akan difokuskan untuk mempromosikan game dan berbagai hiburan yang berbasis blockchain.

Fokus utama diberikan pada Symbiogenesis, yang menampilkan penjualan pertama karya seni berbasis NFT yang dapat dikoleksi yang merupakan karya intelektual baru. Basis game ini didasarkan pada pilihan pemain. Dimana pilihan ini yang akan menentukan arahan dari perjalanan cerita mereka.

Setelah bermitra dengan blockchain Oasys, perusahaan selanjutnya mengumumkan rencananya untuk membuat NFT Final Fantasy.

Baca Juga: Menghubungkan Perangkat Fisik ke Metaverse melalui Blockchain Baru

Kemitraan dalam dunia blockchain dan metaverse

Rencana yang lebih menarik termasuk berbagai kerjasama dalam ranah game dan metaverse yang sangat bervariasi seperti; Shi-San-Sei Million Arthur 10th anniversary NFT, investasi di platform FinTech Zebedee yang dibangun di atas Bitcoin, game strategi online abad pertengahan Blocklords, dan game kartu perdagangan NFT Cross The Ages, pengembang game blockchain Animoca Brands, dan metaverse terdesentralisasi The Sandbox.

Selain itu, Square Enix juga telah bekerjasama dengan Blacknut dan Ubitus untuk menyediakan layanan cloud gaming. Dalam kasus Ubitus, mereka telah bekerja sama dengan Capcom untuk Resident Evil Village versi Switch.

Presiden Square Enix Yosuke Matsuda baru-baru ini menyatakan bahwa teknologi blockchain dan cloud akan menjadi "tren utama" dalam industri game kedepannya.

Meskipun Final Fantasy 16 akan dirilis pada tahun fiskal berikutnya, dan tidak ada penyebutan khusus tetang posisi game tersebut pada strategi bisnis jangka menengah perusahaan.

Baca Juga: Liga Utama Inggris Mengajukan Aplikasi Merek Dagang yang Terkait NFT dan Metaverse

Laporan keuangan yang buruk

Square Enix telah mengalami tahun yang sulit sejauh ini. Selama enam bulan pertama tahun fiskal ini, penjualan bersih turun 3,3% dan pendapatan operasional turun 10,7%.

Karena kinerjanya yang buruk, penjualan Square Enix mengalami penurunan. Padahal mereka telah merilis berbagai judul baru seperti Live A Live, PowerWash Simulator, Valkyrie Elysium, dan Star Ocean: The Divine Force.

Akan tetapi jumlah langganan berbayar untuk Final Fantasy 14 terus meningkat, di mana satu dari empat penjualan hiburan digital kini berasal dari game MMO.

Editor: Tirta Ian

Tags

Terkini

Dampak Blockchain ke Pasar Forex

Rabu, 14 Desember 2022 | 17:35 WIB

“White Paper” Rupiah Digital Akan Diterbitkan

Rabu, 7 Desember 2022 | 23:48 WIB
X