Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Bitcoin Tidak Memiliki Bukti untuk Menjadi Aset Lindung Nilai Inflasi

Bitcoin (BTC) telah banyak disebut sebagai aset yang mampu menjadi lindung nilai dari inflasi, namun tampaknya masih ada yang meragukannya.

Kepala Wawasan Pasar dari Genesis Trading, Noelle Acheson, sedang meneliti landasan dari Bitcoin untuk dianggap sebagai salah satu aset lindung nilai inflasi. Itu adalah posisi yang saat ini sedang dipegang emas sejak beberapa puluh tahun lalu.

Bitcoin dan Posisinya Sebagai Aset Lindung Nilai Inflasi 

Dalam perbincangannya dengan CNBC, Acheson mencoba membahas mengenai dilema yang masih ada di pasar mengenai posisi kripto utama sebagai aset lindung nilai dari inflasi.

Dari sudut pandangnya, emas masih yang terbaik untuk posisi itu, setidaknya sampai hari ini.

Menurutnya, Bitcoin banyak dipandang sebagai aset lindung nilai inflasi karena hal itulah yang dikatakan orang-orang saat memperkenalkan BTC. Belum ada dasar yang jelas dari cara mereka memperkenalkannya.

Acheson juga mengatakan bahwa Bitcoin belum diuji sebagai aset inflasi karena belum cukup lama ada, seperti emas. Di sisi lain, dalam masa uji yang lama, ia justru melihat korelasi yang lemah antara inflasi dan emas.

“Jika Bitcoin adalah emas digital dan emas adalah lindung nilai inflasi, maka itu mengikuti, tetapi tidak ada bukti tentang itu. Bitcoin belum cukup lama untuk menguji, emas tentu sudah cukup lama, tetapi sebenarnya korelasi antara emas dan inflasi sebenarnya cukup rendah, tapi mungkin itu tidak masalah karena korelasi antara Bitcoin dan emas juga sangat rendah,” kata Acheson.

Pernyataan terakhir mengenai korelasi emas dan Bitcoin tentu membuat pasar dilanda kebingungan. Tentu saja, itu karena pernyataan tersebut bertentangan dengan apa yang diyakini oleh kebanyakan masyarakat.

BTC Lebih Baik daripada Emas

Yang menarik dalam perbincangan tersebut adalah, saat Acheson menjawab pertanyaan tentang mengapa Bitcoin melonjak sementara tidak ada yang berbicara tentang inflasi selama bertahun-tahun dan mengapa BTC tenggelam ketika inflasi mulai lepas landas di musim semi.

“Mengklaim itu sebagai lindung nilai inflasi, tidak ada bukti untuk klaim apa pun bahwa itu mungkin menjadi modal yang kuat terhadap penurunan mata uang jangka panjang, ya, itu terlihat sangat mungkin hanya karena seperti emas telah bertindak dalam peran itu selama ribuan tahun,” jawabnya.

Namun menurutnya, dibandingkan dengan emas, Bitcoin memiliki kuantitas yang lebih dapat dibuktikan (jumlah tetap yang diketahui semua orang).

Bitcoin dalam pandangannya juga memiliki kelangkaan yang lebih dapat dibuktikan, lebih mudah diakses, lebih mudah dipegang, lebih mudah dipindahtangankan dan memiliki lapisan tambahan di atasnya yang masih belum tahu seperti apa kasus penggunaan pada akhirnya.

Ramainya minat pada ETF Bitcoin dibandingkan ETF emas adalah gambaran bergesernya minat investor. Ini adalah hal yang baru sejak berpuluh-puluh tahun lamanya, yang kemungkinan menjadi sinyal dari era baru dalam dunia investasi dan lindung nilai. Mari kita saksikan. [st]

 

 

 

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }