Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Bitcoin Tetap Bertahan Tanpa Tesla, Kata Pengamat

Bitcoin tetap bertahan tanpa dukungan Tesla sekalipun, sebut seorang pengamat. Pernyataan itu terkait penghentian pembelian mobil Tesla menggunakan aset nomor satu itu.

Alex Mashinsky CEO Celsius Network mengatakan prospek Bitcoin masih utuh, sekalipun itu tanpa dukungan CEO Tesla Elon Musk.

Sebelumnya Elon Musk mengatakan menghentikan penggunaan Bitcoin untuk membeli mobil listrik yang ramah lingkungan itu.

Bitcoin Konversi Batubara

Menurut Tesla, proses penambangan Bitcoin memerlukan energi listrik yang besar dan masih menggunakan batu bara sebagai sumber energi.

Batubara memang masuk kategori sumber energi yang tak terbarukan.

Penggunaannya masih masif karena lebih murah daripada menggunakan energi angin dan air.

Mashinsky menyatakan bahwa Bitcoin akan terus melonjak, walaupun Tesla menolak menggunakannya sebagai alat pembayaran.

Selain itu, ia mengecam Musk dan Tesla menggunakan standar ganda, karena perusahaan itu sendiri meraup laba yang luar biasa dengan membeli Bitcoin, berdasarkan laporan pendapatan kuartal pertama 2021 lalu.

‚ÄúTesla menghasilkan keuntungan kotor sekitar US$300 juta hanya dari menjual sebagian dari Bitcoin-nya. Jadi jelas, BTC sangat penting bagi Tesla. BTC sendiri naik 20.000.000 persen 1 dekade terakhir. Ia adalah aset bekinerja baik abad ini. Jadi, Bitcoin akan baik-baik saja tanpa Elon dan Tesla,” tegas Mashinsky.

US$100 Ribu Per BTC

Dalam proyeksi sebelumnya, Mashinsky telah menyatakan bahwa harga BTC akan mencapai US$100.000 pada akhir tahun 2021.

Dia percaya investor memang harus menghindari penggunaan aset untuk pembayaran melainkan menahannya.

Dia sebelumnya meminta pemegang BTC untuk belajar dari Tesla setelah perusahaan mengizinkan pelanggan untuk membeli mobil memakai Bitcoin.

Ramalan itu selaras dengan kajian Mike McGlone dari Bloomberg Intelligence sejak Desember 2020 lalu.

Bahkan McGlone meyakini arus modal dari emas kian masuk ke kelas aset baru itu sebagai “digital gold“.

Ketika artikel ini ditulis, harga aset nomor satu di dunia itu diperdagangkan sekitar Rp706 juta.

Nilainya terperosok hingga 3,28 persen dalam 24 jam terakhir, berdasarkan data dari Coinmarketcap.com.

Berdasarkan data dari BuyBitcoinWorldWide, dengan penurunan lebih lanjut, harganya bisa turun lebih dalam lagi di kisaran Rp530 juta per BTC. [nic]

Protected with blockchain timestamps

Nicholas Nararyahttps://www.hariankripto.id
Menulis adalah kegairahan tersendiri, apalagi soal aset kripto sebagai kelas aset baru yang memukau. Sulit menolak untuk menjadi bagian dari sejarah luar biasa ini.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }