Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Bitcoin.org Diretas, Dipakai untuk Scam Giveaway

Jika peretasan biasanya terjadi pada akun bursa kripto, kini peretasan justru terjadi pada situs popular untuk Bitcoin, Bitcoin.org.

Situs ini diketahui telah diretas dan digunakan untuk melakukan aksi penipuan (scam) yang membawa lari Bitcoin senilai puluhan ribu Dolar AS.

Bitcoin.org Diretas, Bagaimana Bisa?

Peretasan ini kali pertama diketahui berdasarkan laporan dari pengguna situs bernama Chris Dunn pada hari Kamis (23/9/2021).

Tidak seperti biasanya, saat mengakses situs ini, pengguna akan langsung disambut oleh sebuah pop-up yang menyatakan situs ingin memberi dukungan kepada para pengguna setia Bitcoin.

Dalam pop-up tersebut juga disebutkan untuk mengirim kripto ke dompet Bitcoin melalui kode QR dan akan menerima (sebagai giveaway) dua kali lipatnya sebagai imbalan. Ini terbatas hanya untuk 10.000 orang pertama.

Terkesan untuk membuat pengguna situs terburu-buru untuk mengirim Bitcoin, ini sebenarnya sudah terlihat sama seperti kasus-kasus giveaway scam lainnya.

Menariknya, pengguna tidak dapat menghilangkan pop-up tersebut, sehingga situs tidak dapat diakses dan pengguna hanya akan terfokus pada informasi penipuan tersebut.

Berdasarkan laporan dari CryptoBriefing, Kamis (23/9/2021), alamat Bitcoin dari aksi scam ini telah menerima 0.40 BTC senilai US$17.000, setara Rp242,93 juta. Penipu telah memindahkan hampir semua dana dari dompet utama ke dua dompet penyimpanan lainnya.

Sekadar informasi, Bitcoin.org adalah salah satu situs tertua yang memuat informasi utama mengenai Bitcoin.

Situs ini menampung berbagai sumber daya seperti whitepaper asli dan dokumentasi pengembang tentang Bitcoin.

Penyebab Peretasan

Menurut operator pseudonim Bitcoin.org, Cobra, penyerang mungkin telah mengeksploitasi beberapa kelemahan dalam sistem nama domain (DNS) situs dan mendapatkan akses tidak sah.

“[Kami] sedang mencari cara para peretas memasang model penipuan di situs. Mungkin situs akan down selama beberapa hari,” ujar Cobra melalui tweet-nya.

Namun pada pagi hari ini, situs kami lihat sudah dapat diakses seperti sedia kala dan pop-up penipuan sudah tidak terlihat lagi.

Jika Anda masih ingat, penipuan serupa juga pernah terjadi tahun lalu.

Saat itu, melalui akun para tokoh-tokoh ternama yang diretas, di antaranya Elon Musk, Bill Gates, bahkan Barrack Obama, peretas kemudian menggunakannya untuk menawarkan skema penggandaan kripto yang serupa.

Bisa jadi, pelaku scam Bitcoin.org adalah oknum yang sama dengan peretasan akun Twitter ini. Namun, ini masih sekadar asumsi saja karena masih belum ada kabar pasti mengenai pelakunya. [st]

 

 

Syofri Taka
Menulis artikel tak hanya berdasarkan sumber-sumber yang benar. Artikel perlu tambahan makna lewat konteks dan spektrum yang beragam.

TERKINI

ARTIKEL TERKAIT

margin: 45px; }